Breaking News

Akpelni Wisuda 339 Taruna Taruni

 

 

ket foto: Sekretaris Ditjen Kelembagaan Iptek dan Dikti bersama Ketua Yayasan Wiyata Dharma dan Direktur Akpelni saat mewisuda wisudawan terbaik. (foto dok)

SEMARANAG (kampussemarang.com) –  Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) Semarang menggelar upacara wisuda bagi 339 taruna/taruni di kampus Akpelni kawasan Bendan Duwur, Semarang Jumat (21/09/2018). Wisuda dihadiri Sekretaris Direktorat Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristekdikti Dr Ir Agus Indarjo MPhil, Ketua  Yayasan Wiyata Dharma Dr Capt Sri Untung MM MMar, Direktur Akpelni Capt Achmad Sulistyo MM MMar, dan Kepala Lembaga Layanan Dikti Wilayah VI Jateng Prof Dr DYP Sugiharto MPd Kons.

Terpilih sebagai wisudawan terbaik dari prodi Nautika Sri Rahayu IPK 3,58, prodi Teknika Mohammad Hafidz Asyari IPK 3,23 dan prodi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan Diana Dwi Nofita dengan IPK 3,69. Sampai saat ini Akpelni Semarang telah meluluskan 6.786 lulusan yang tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri.

Kepada pers usai wisuda, Dr Ir Agus Indarjo MPhil menyatakan kemenristekdikti mendukung penuh upaya perubahan Akpelni dari akademi menjadi Politeknik sehingga pengembangan ilmu dan keahlian taruna/taruninya semakin bisa dikembangkan. Usulan perubahan status tersebut saat ini sudah ada di tangan Kemenristekdikti dan sedang dalam proses serta evaluasi.

Sedangkan Ketua Yayasan Wiyata Dharma Dr Capt Sri Untung MM Mmar dan Direktur Akpelni Capt Achmad Sulistyo MM MMar menyatakan pihaknya saat ini menunggu perubahan status menjadi politeknik. Lewat perubahan maka lembaga pendidikan tinggi kemaritiman ini bisa segera mengembangkan keilmuan dengan membuka prodi sarjana sains terapan serta magister sains terapan di bidang kemaritiman. Dukungan berbagai sarana prasarana sudah dimiliki Akpelni di antaranya simulator peta elektronik, simulator kamar mesin, simulator anjungan, berbagai radar, harpa dan lain lain.

Selain itu, dengan mengacu pada International Maritime Organization (IMO) maka berbagai bentuk pendidikan dan diklat dilaksanakan sepenuhnya berdasarkan SOP standar IMO sehingga lulusan Akpelni bisa melamar bekerja sebagai pelaut maupun tenaga tata laksana kepelabuhan di berbagai negara di seluruh dunia. Dalam usia ke 54 tahun, Akpelni terus meningkatkan kualitas lulusan lewat peningkatan sarana prasarana serta peningkatan SDM para pengajarnya. (Ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Unimus Deklarasikan Kampus Tolak Radikalisme dan Terorisme

SEMARANG (kampussemarang.com)- Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)  menggelar “Joint Analysis: Dialog dan Deklarasi Menolak Radikalisme dan ...