Breaking News

Ekspor Indonesia Meningkat, Perlu Banyak SDM Lulusan Vokasi

suasana webinar di Polimarin

 

SEMARANG (kampussemarang.com)-  Nilai ekspor berbagai komoditi Indonesia meningkat belakangan ini. Peningkatan ekspor ini memerlukan SDM dari Lulusan Vokasi yang berkompeten dengan jumlah yang signifikan.

Hal tersebut dikemukakan Ketua Consortium of Indonesian Manning Agencies (CIMA) Gatot Cahyo Sudewo SE MMTr yang turut hadir dalam webinar berjudul “Jadilah Ahli  Bersama Vokasi” yang diselenggarakan Jumat, 5 Februari 2021.

Webinar mengupas tuntas berbagai hal termasuk mengapa memilih pendidikan vokasi serta metode seleksi dan strategi lolos masuk politeknik negeri tahun akademik 2021 yang diselengarakan oleh Polimarin.

“Jumlah perusahaan pelayaran nasional meningkat dari tahun 2015 dengan jumlah 3.266 menjadi 4.059 tahun 2019. Kemudian untuk nilai ekspor juga mengalami peningkatan dari bulan Agustus 2020 dengan jumlah US$11.57 Milliar menjadi US$14.01 Milliar pada bulan September 2020. Hal itu akan menimbulkan supply dan demand jumlah lulusan pendidikan vokasi tentunya dengan syarat tertentu yaitu yang berkompeten” ujar Gatot Cahyo Sudewo.

Menurutnya pula, lulusan berkompeten yang diperlukan industri adalah mahasiswa vokasi yang memiliki learning attitude, memiliki karakter yang baik, kemudian dapat berkomunikasi dan berkolaborasi dengan yang lainnya tanpa dibatasi oleh jarak dengan pemanfaatan teknologi, terlebih di era Industri 4.0 ini memang sangat diperlukan. Kemudian yang tidak kalah penting adalah penguasaan bahasa Inggris, hal ini sangat diperlukan karena bahasa inggris merupakan bahasa Internasional yang selalu dipakai untuk berkomunikasi” tambah Gatot Cahyo Sudewo.

Selain itu, ujar Gatot Cahyo Sudewo, mahasiswa vokasi juga harus dapat memiliki kemampuan bekerja secara tim dan di bawah tekanan.

Di kesempatan yang sama Direktur Polimarin Dr Sri Tutie Rahayu MSi menambahkan untuk menjadi alumni Polimarin yang sukses harus memiliki hard skill dan soft skill. Hard skill tentunya ilmu pengetahuan yang memadahi dan Soft skill adalah attitude yang baik di mana Polimarin membekali para mahasiswanya dengan pendidikan karakter.

Bukti bahwa Polimarin termasuk politeknik yang banyak menghasilkan lulusan yang sangat dibutuhkan di dunia industri ini, menurut Tutie, adanya link and match dengan mitra industri. Jadi antara Polimarin dengan mitra industri merumuskan bersama mata kuliah yang dibutuhkan di dunia kerja agar para lulusan ini siap bekerja.

“Bagi adik-adik harus merasa bangga bila memilih Politeknik sebagai pilihan untuk melanjutkan pendidikan karena dengan bekal ilmu yang seimbang antara apa yang dibutuhkan dunia industri sehingga dapat terserap di dunia kerja dengan cepat” ujar Direktur Polimarin.

Salah seorang alumni Polimarin, Egawati Cahyaningrum, merasa bangga dengan almamaternya. Alumni angkatan pertama Polimarin ini turut menghadiri webinar dan saat ini dirinya tengah sibuk menjadi entrepreneur ekspor konveksi.

Sebelumnya Ega bekerja di perusahaan pelayaran yang ada di Singapura dan Hongkong, dikarenakan pandemi yang mengharuskan dirinya untuk sementara bekerja di rumah. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hari Ini, Ike Ratnawati SPd MPd Ujian Terbuka Pendidikan Seni S3 Unnes

SEMARANG (kampussemarang.com)- Hari ini Jumat (19/2/2021) mahasiswa Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Seni Pascasarjana Universitas ...