Breaking News

Hari Ini, Ike Ratnawati SPd MPd Ujian Terbuka Pendidikan Seni S3 Unnes

Ike Ratnawati berpose  usai lulus ujian tertutup (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Hari ini Jumat (19/2/2021) mahasiswa Program Studi Doktor (S3) Pendidikan Seni Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang juga dosen  Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (UM) Ike Ratnawati SPd MPd menjalani ujian terbuka (promosi doktor) di Pascasarjana Unnes.

Promotor Ike Ratnawati terdiri Prof Dr Tjetjep Rohendi Rohidi MA, ko-promotor Dr Triyanto MA, dan anggota promotor Dr Syakir MSn. Ike Ratnawati akan mempertahankan disertasi “Motif Batik Banyuwangi: Upaya Menegaskan Identitas Lokal dalam Konteks Kenusantaraan”.

Tim penguji akan dipimpin Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, sekretaris penguji Prof Dr Agus Nuryatin MHum (Direktur Pascasarjana), dengan penguji Prof Dr Setiawan Sabana MFA (penguji eksternal dari ITB), Dr Muh Ibnan Syarif MSn (penguji internal, Unnes), Prof Dr Totok Sumaryanto F MPd (Kaprodi Pendidikan Seni S3/penguji).

 

Penelitian disertasi istri dari Arief Shonny Novandy SPd dan ibu dari 2 anak (Nazril Ilham Al Khindy dan Arrochman Al Ghozali) bertujuan untuk mengkaji kondisi kehidupan sosial budaya masyarakat Banyuwangi, bagaimana bentuk batik Banyuwangi dilihat dari aspek pelestarian dan pengembangan motifnya, bagaimana motif batik Gajah Oling dapat dirujuk, dilestarikan dan dikembangkan sebagai simbol identitas sosial budaya masyarakat Banyuwangi dan bagaimana penerapan varian motif Gajah Oling dalam konteks kenusantaraan sebagai penegas identitas.

“Secara metodologis penelitian menggunakan pendekatan culture studies. Bersifat kualitatif dengan pendekatan etnografi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam dan pengumpulan data dokumen. Pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motif Gajah Oling diposisikan sebagai salah satu identitas masyarakat Banyuwangi, yang didasari oleh tiga aspek unsur pembentuk identitas dalam teori konstruksi sosial budaya yaitu internalisasi, objektivikasi dan eksternalisasi. Penerapan motif batik Gajah Oling pada upacara adat, seragam sekolah dan pegawai, festival, media luar ruang dan ornamen interior/eksterior serta pada ranah pariwisata. Motif batik Gajah Oling dipengaruhi oleh alam fisik, sejarah suku Osing, nilai-nilai yang diagungkan, serta terdapat makna filosofinya, sehingga motif Gajah Oling menjadi identitas budaya masyarakat Osing dalam keberagaman kebudayaan Nusantara. Selain itu motif Gajah Oling memiliki konsep asas, teknik pembuatan, gaya, corak yang sangat berkarakter dan unik. Motif ini merefleksikan masyarakat pendukungnya yaitu masyarakat Osing Banyuwangi” ujar Ike Ratnawati, anak pasangan  Ali Uma Charya dan Nanik Suendahwati.

Banyak karya ilmiah berupa jurnal ilmiah nasional dan internasional termasuk jurnal scopus serta proceeding seminar internasional dihasilkan Ike Ratnawati selama studi di S3 Pendidikan Seni Pascasarjana Unnes. Begitu juga sejumlah karya ilmiah saat dirinya studi  S1 Universitas Negeri Malang (lulus  2004) dan S2 UPI Bandung (lulus 2010).(ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

FE Unimus Gelar Wokshop Penelitian dan Penulisan Jurnal Internasional

SEMARANG (kampussemarang.com)-  Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Dr Khaerudin MM MT membuka ...