Breaking News

Lulus Doktor Manajemen Pendidikan Unnes : Suharto Doktor Baru Polines

Dr Suharto bersama istri dan anaknya usai lulus ujian (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)-  Dosen senior Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang (Polines) Ir H Surato MPd lulus doktor dengan predikat Sangat Memuaskan IPK 3,78 usai menjalani ujian terbuka Doktor Manajemen Pendidikan Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (PPs Unnes) belum lama ini dibawah bimbingan promotor Prof  Dr Rasdi Ekosiswoyo MSc, co-promotor Prof  Dr DYP Sugiharto MPd Kons dan anggota promoter Prof Dr Totok Sumaryanto MPd.

 

Penguji ujian terdiri Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum, Direktur PPs Unnes Prof Dr Achmad Slamet MSi, Dr Totok Prasetyo BEng MT (dosen Polines, penguji eksternal), Prof Dr Soesanto MPd, Prof  Dr Rer Nat Wahyu Hardyanto Msi, Dr Titi Prihatin MPd serta tiga  orang promotor. Dr Suharto menulis disertasi model Research and Development (R and D) ‘Pengembangan Model Manajemen Pendidikan Tinggi Vokasi Berbasis Kemitraan Industri Bidang Rekayasa’ yang intinya perlu adanya kemitraan intensif perguruan tinggi (PT) vokasi dengan dunia industri.

 

Menurut Dr Suharto, selama ini kerjasama PT Vokasi dengan industri masih terbatas pada sejumlah aspek saja yatu kunjungan industri (KKL), praktik kerja lapangan (PKL), validasi kurikulum, dosen tamu, tracer study, kelas industri dan rekruitmen karyawan. Namun kerjasama ini belum menyentuh pengembangan pada aspek manajemen dan aspek kemitraan. Karena itu, PT Vokasi sebaiknya melakukan kemitraan sinergi, setara dengan industri secara proporsional di semua aspek tri dharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat) .

 

Lewat penelitian di 5 PT Vokasi (Politeknik Negeri Semarang, Politeknik ATMI Surakarta, Politeknik Manufaktur Bandung, Politeknik Manufaktur Ceper, dan Akademi PIKA Semarang) Dr Suharto berkesimpulan pula program kemitraan PT Vokasi dan Dunia usaha/Industri dapat meningkatkan kinerja manajemen pendidikan. Tujuannya, agar PT Vokasi dapat meningkatkan intensitas hubungan industri, budaya mutu, lingkungan teknologi strategis, dan penerapan total quality management education.  Dengan demikian PT Vokasi perlu mengevaluasi kurikulum berbasis KKNI, dan adaptif terhadap perkembangan ipteks terapan.

“Kepada pengelola PT Vokasi saya menyarankan agar menerapkan kemitraan sinergis dengan stake holder khususnya industri dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dan hilirisasi hasil riset. Cara ini akan menghasilkan output mendorong peningkatan mutu dan relevansi pendidikan dengan dunia kerja dan outcome-nya waktu tunggu,” kata suami dari Isti Banat AS, SH, MKn (karyawati PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. Semarang) dan ayah dari Dewi Aisya Afifa Hanif (mahasiswa Fak Hukum UGM) ini. (ks-01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Akpelni Wisuda 339 Taruna Taruni

    SEMARANAG (kampussemarang.com) –  Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) Semarang menggelar upacara wisuda bagi ...