Breaking News

Mahasiswa KKN Tematik Undip Perangi Covid-19 dengan Produksi Masker  

ket foto: sejumlah mahasiswa saat membuat masker bedah (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Mahasiswa peserta KKN Tematik Universitas Diponegoro turut serta dalam mendukung pencegahan dan penanganan kasus Covid-19.  Hal ini diupayakan dalam kegiatan produksi masker bedah yang dilakukan oleh divisi Masker Bedah Tim KKN Tematik Undip.

Peningkatan jumlah kasus positif serta penduduk yang terpapar Covid-19 menyebabkan semakin besarnya kebutuhan tenaga kesehatan akan alat pelindung diri (APD), salah satunya masker bedah. Sayangnya, di saat situasi seperti ini, justru harga masker bedah melambung tinggi akibat langkanya bahan kebutuhan produksi dimana ini menjadi permasalahan bagi pihak rumah sakit atau lembaga kesehatan lainnya.

“Maka dari itu, Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Undip bekerja sama dengan Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) membuka program KKN Tematik dalam penanganan Covid-19. Program KKN Tematik kali ini berjumlah 14 divisi dan masih ada beberapa divisi lainnya seperti faceshield” ujar Kencana Ayudya Prabahandari, mahasiswi Prodi Biologi 2017 Fakultas Sains dan Matematika, anggota dari Divisi Masker Bedah kepada pers Rabu (20/5/2020).

Menurutnya, divisi masker bedah terdiri dari 29 mahasiswa dari Fakultas Sains dan Matematika, Fakultas Kedokteran, Fakultas Psikologi, dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Dalam kegiatan KKN Tematik divisi masker bedah, mahasiswa dituntut mampu memproduksi masker medis sesuai standar keamanan penggunaan.

“Selain itu, mahasiswa juga dituntut untuk mengembangkan inovasi baru dalam memperbaiki proses agar tercipta hasil produksi yang lebih efektif, aman, dan berkualitas. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium Holistik, Departemen Ilmu Keperawatan FK Undip tiap hari Senin hingga Jumat (kecuali tanggal merah) dan diikuti oleh 3-4 mahasiswa baik shift pagi maupun shift siang” ujar Kencana.

Lebih lanjut menurutnya, produksi masker medis yang dikerjakan mulai  25 April hingga 19 Mei ini telah menghasilkan sekitar 2.000 masker dan akan didistribusikan ke Rumah Sakit di daerah Semarang. Selain produksi dan pengembangan inovasi, mahasiswa juga melakukan sosialisasi atau pencerdasan penggunaan masker terhadap masyarakat dengan cara membagikan masker secara gratis dan menyebarkan poster mengenai penggunaan masker yang tepat. Hal ini diharapkan mampu mengurangi resiko penularan Covid-19 dan menurunkan angka kematian. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Unika Soegijapranata Pecahkan Rekor Pembacaan Puisi Terbanyak Online

  Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap tanggal 2 Mei. Namun karena pandemi Covid-19 maka Unika ...