Breaking News

Prof Mahmutarom, Rektor Unwahas 2017-2021

ket foto: Ketua Yayasan Wahid Hasyim (kanan) saat melantik rektor baru (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Wakil Rektor I (Bidang Akademik) Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang Prof Dr H Mahmutarom SH MH dilantik Ketua Umum Yayasan Wahid Hasyim H Suwanto SE MM sebagai rektor periode 2017-2021 menggantikan Rektor Unwahas antar waktu 2016-2017 Dr H Mudzakir Ali MA. Pelantikan dilakukan di kampus Fakultas Kedokteran Unwahas kawasan Manyaran Ahad sore (30/04/2017) dengan dihadiri para tokoh pendiri Unwahas di antaranya Dr H Noor Achmad MA (mantan Rektor, anggota DPR RI), Drs H Ali Mufiz MPA (mantan Gubernur), KH Daroji (Ketua MUI Jateng), Drs H Achmad (mantan Bupati Magelang), Ketua NU Jateng Drs H Abu Hapsin Umar MA PhD dan sejumlah pejabat penting NU lainnya.

Dalam sambutannya, H Suwanto SE MM berharap rektor baru bersama jajarannya segera bekerja keras mengingat persaingan antara perguruan tinggi saat ini semakin ketat dan tuntutan kompetensi lulusan serta pengembangan ke arena global.

“Jabatan merupakan amanah, saya titip 3 hal untuk bisa dilaksanakan rektor baru. Pertama Unwahas sedang tumbuh sehingga perlu biaya besar untuk bisa sejajar dengan universitas besar lainnya. Masalah administrasi internal perlu dioptimalkan sehingga pembangunan kampus bisa lebih baik. Kedua, semakin ditumbuhkannya persatuan dan kesatuan warga kampus terutama setelah proses pemilihan calon rektor yang sempat terbagi menjadi beberapa kutub. Ketiga membudayakan output lulusan yang berkualitas ahli sunnah waljamaah dimana lulusannya maju di ilmu (otak) dan akhlak” ujar Suwanto.

Lebih lanjut Suwanto berpesan ke rektor baru kalau uang bukan segalanya dalam manajemen, uang hanya nomer 4 dalam poin manajemen. Ada  7 poin manajemen yang perlu diperhatikan, di antaranya struktur organisasi, sistem, style, SDM, dan skill. Selain itu karena lembaga berbentuk perguruan tinggi, diperlukan jiwa pendidik dalam pengelolaannya di antaranya bisa membina (bukan menghina), mendidik (bukan membidik), mengobati (bukan melukai), mengajar (bukan menghajar), memberi solusi (bukan intimidasi) dan lain-lain. (ks01)

ket foto: Prof Mahmutarom (kiri) menandatangani berita acara pelantikan di depan Suwanto SE MM disaksikan 2 saksi, salah satunya Drs Ali Mufidz MPA (mantan gubernur Jateng) (Foto dok)

 

 

 

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Untuk Calon Dokter dan Dokter, Kemampuan Komunikasi Sangat Menentukan Kesuksesan

SEMARANG (kampussemarang.com)- Kemampuan komunikasi sangat diperlukan dalam karir seorang dokter sehingga sejak menjadi mahasiswa kedokteran, ...