Breaking News

Puluhan Kasek dan Guru SMA/K Jateng Ikuti Short Course d Thailand

 

ket foto: para kasek dan guru, pimpinan Unimus, pimpinan PWM Jateng dan pimpinan Hatyai University saat berpose di depan salah satu bangunan di Hatyai University (Foto dok)

Hatyai, Thailand (kampussemarang.com)- Puluhan kepala sekolah dan guru SMA/SMA Muhammadiyah dan SMA/SMK umum bersama pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng di Jateng melakukan internasional mobility program “Benchmarking of Indo-Thai Education” atau short course pendidikan ke Thailand selama sekitar seminggu (28 Januari sampai 2 Februari 2018).

Program ini difasilitasi oleh Internasional Office (IRO) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) dan  dipimpin Wakil Rektor I Unimus Dr Sri Darmawati Msi,  Wakil Ketua PWM Jateng Dr Rozihan SH MAg yang juga anggota BPH Unimus dan Direktur IRO Unimus Muhammad Yusuf PhD. Para kepala sekolah belajar di Hatyai University Thailand tentang active learning dan sistem pendidikan tinggi dan pendidikan menengah  di Thailand.

Rombongan diterima  ramah oleh Vice President for Academic Services and Activity Affairs Hatyai University Asst Prof Dr Anan Tipayarat ,  Dean of Didyasarin Internasional College ( DRIC))  Hatyai University Dr Patcharee Scheb-Buenner dan Head of Comminity Public Health Departement,  Faculty of Science and Technology Hatyai University Dr Kanlaya Tansakul.

Menurut Dr Sri Darmawati,  SMA dan SMK sangat perlu jejaring internasional sebagai peningkatan mutu pendidikan sekolah.  Penting pula sebagai salah satu poin saat akreditasi sekolah. Sekaligus membuka wawasan mereka tentang pendidikan di negara lain yang bisa dijadikan referensi atau pembanding dengan sistem pendidikan kita.

Sementara itu, Dr Rozihan SH MAg  menyatakan PW Muhammadiyah Jateng sangat mengapresiasi langkah Unimus yang memfasilitasi para kasek SMA/K Muhammadiyah serta sekolah umum sebagai langkah internasionalisasi sekolah.  Pada program ini para kasek selain banyak belajar di Hatyai University, Prince Songhkla University, juga di Vocational School of Hatyai (Hatyaiwittayalai School).

“Kepala sekolah perlu pula tahu perkembangan pendidikan dasar, menengah dan tinggi di negara lain termasuk Thailand. Sehingga wawasan mereka bisa semakin terbuka, tidak seperti katak dalam tempurung dan nantinya semakin menyadari akan kelebihan dan kekurangan sekolah yang dipimpinnya. Mereka nantinya bisa berbagai atau share ke para guru dan siswa di sekolah mereka. Dalam ajaran Islam pun diwajibkan melakukan perjalan terlebih dengan tujuan baik atau mulia seperti belajar atau menuntut ilmu” tandas Wakil Ketua PWM Jateng Dr Rozihan SH MAg ini. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

D3 Analis Kesehatan Unimus Gelar Pelatihan Sitohistologi

  SEMARANG (kampussemarang.com)- Program Studi D3 Analis Kesehatan Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas ...