Breaking News

Rudi Hartono Guru Besar ke 121 Unnes

ket foto: Rektor Unnes (kiri) saat pengukuhan Prof Rudi Hartono. (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Dosen Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Rudi Hartono SS MPd dikukuhkan oleh Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum sebagai guru besar ke 121 di Unnes, Rabu (16/09/2020).

Upacara pengukuhan dilakukan di  kampus Unnes Semarang dengan protokol pencegahan Covid-19 sangat ketat karena hanya dihadiri pejabat teras Unnes (Rektor, para wakil rektor, Guru Besar baru dan keluarga). Sedangkan tamu undangan dan warga kampus lainnya dihubungkan melalui online zoom dan youtube live.

Rektor Unnes Prof Dr Fathur Rokhman MHum saat memberi sambutan menyatakan capaian guru besar oleh Prof Rudi Hartono sangat membanggakan karena tidak semua dosen berkesempatan bisa meraih jabatan fungsional tertinggi sebagai guru besar. Prof Dr Rudi Hartono SS MPd dikukuhkan sebagai guru besar bidang Linguistik Terapan khususnya Bidang Terjemahan.

“Perjalanan menjadi guru besar merupakan perjalan panjang bagi dosen. Perjalanan keilmuan seperti ini, bisa diibaratkan mirip dengan ini, semakin kita jauh mendalami ilmu maka kita makin merasa tidak tahu apa apa. Apabila sudah merasa sudah serba tahu atau merasa semuanya sudah diketahui berarti itu jabatan tersebut tidak layak disandangnya. Apalagi kalau dia juga tidak bisa memberi pencerahan ke masyarakat terkait ilmunya. Gelar yang disandang akan menjadi arif dan bijaksana serta bermakna kalau memberi makna bagi peradaban. Jika dia bersyukur dengan gelar yang disandangnya serta sukses dengan apa yang menjadi tanggungjawabnya maka gelar tersebut akan membawa keberkahan” ujar Rektor. Rektor sangat yakin, melalui karya karya Prof Rudi Hartono selama ini, kalau Prof Rudi Hartono akan mampu mensyukuri gelar yang diraihnya. Juga memberi manfaat pada masyarakat luas lewat ilmunya.

Rektor juga mengingatkan akan kewajiban atau harapan Unnes bagi para guru besar agar mampu menerbitkan jurnal internasional, karya monumental di bidang kelimuannya, paten, menulis buku, serta hadir di berbagai kegiatan keilmuan sesuai bidangnya di tingkat dunia, tidak hanya Asean. Juga mampu membuat bebagai inovasi pengajaran dan mampu meningkatkan gairah belajar para mahasiswa meski di masa pandemi covid-19 ini.

“Tidak ketinggalan, guru besar baru diharapkan bisa menjadi pencerah lewat visi misi Unnes sebagai kampus konservasi, bereputasi dan berwawasan internasional” tandas Prof Dr Fathur Rokhman MHum.

Prof Dr Rudi Hartono SS MPd merupakan pria kelahiran Tasikmalaya 7 September 1969, menempuh SD sampai SMA di kota Tasikmalaya, lulus sarjana Sastra Inggris Universitas Padjadjaran Bandung 1995, lulus Magister Pendidikan (S2) Bahasa Inggris Universitas Indonesia 2001 dan lulus doktor (S3) Linguistik Penerjemahan Universitas Negeri Surakarta 2011.

Suami dari Ani Rahdiyani SPd dan ayah dari Nur Islami Dini Hanifah SGz MGz serta Nur Hilmi Insan Muhammad ini membawakan pidato pengukuhan “Online-Based Tripartite Cycle Model” (Model Penerjemahan Kolaboratif Berbasis Daring) berdasarkan sejumlah hasil penelitian yang telah dilakukan dan presentasi di berbagai seminar beberapa tahun belakangan ini.

Berbagai jabatan penting pernah diembannya, di antaranya Kaprodi Pendidikan Bahasa Ingris FBS Unnes, Sekjur Bahasa dan Sastra Ingrris FBS Unnes, Ketua Jurusan bahasa dan Sastra Inggris FBS Unnes, serta anggota Senat FBS Unnes. Selain itu juga menjadi pembicara di banyak forum ilmiah internasional serta reviewer di banyak jurnal ilmiah nasional dan internasional. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dosen FMIPA Unimus Visiting Lecture untuk UPSI Malaysia

SEMARANG (kampussemarang.com)- Kolaborasi antara para dosen Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) ...