Breaking News

Sejak Awal Mahasiswa Perlu Seimbangkan Otak Kanan Kiri

ket foto: Dekan FE (2 dari kiri) saat membuka webinar (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Semarang (FE Unimus) menggelar web seminar melalui zoom yang disiarkan dari kampus Unimus, Kamis (5/11/2020).

Seminar dibuka Dekan FE Unimus Dr Haerudin MT, dihadiri Kaprodi S1 Manajemen Dr Suwardi MM dan Kaprodi S1 Akuntansi Fatmasai Sukesi SE MSi dengan pembicara DR Abdul Kharis Almasyhari SE MSi (anggota DPR RI) dan Dr Haerudin MT serta moderator Setya Irianto MSi.

Saat membuka seminar, Dekan FE Unimus Dr Haerudin MT menyatakan seminar wajib bagi mahasiswa baik prodi manajemen maupun akuntansi, terutama mahasiswa semester I. Mahasiswa harus cepat mengikuti perkembangan teknologi yang sangat cepat berubah.

“Otak kita harus kita bangunkan, jangan hanya jadi raksasa yang tidur. Otak kita punya potensi luar biasa, bisa adaptasi terhadap apapun juga yang tidak terbatas asalkan tidak tidur saja. Perkembangan teknologi sangat cepat sehingga kita gunakan baik otak kiri maupun otak kanan secara seimbang” ujar Dekan.

Lebih lanjut menurut Dr Haerudin MT, perkembangan teknologi dan revolusi industri yang dulunya terjadi setiap satu abad misal revolusi industri tahun 1800, lalu 1900, dan 2000. Namun di tahun 2000, sekarang baru 20 tahun dari tahun 2020 sudah terjadi revolusi industri yang luar biasa, dan tidak perlu menunggu sampai satu abad atau di tahun 2100 seperti pada periode periode sebelumnya per 100 tahunan.

“Prodi membuat program bagi mahasiswa yang menggunakan otak kanan dan kiri sejak saat kuliah harus berkembang dan seimbang sehingga nantinya jadi kekuatan luar biasa, raksasa. Seorang manajer misalnya harus memiliki empati, rendah hati, kreatif, kolaboratif dan komunikasi yang baik saat menggerakkan SDM dan itu dengan otak kiri soal soal tersebut. Termasuk sikap rendah hati” ujar Dr Haerudin.

Sementara itu Dr Abdul Kharis A menyampaikan teknologi akan melahirkan berbagai profesi yang belum ada sebelumnya. Sehingga mahasiswa tidak perlu berkecil hati kalau sepertinya apa yang diserap di kampus tidak akan terpakai karena kemajuan iptek sangat cepat. Fungsi kuliah tetap perlu untuk menyiapkan mental dan kemampuam yang senantiasa mengikuti perkembangan jaman. Agar kita mampu renponsif perkembangan bahkan mampu men-drive perubahan yang terjadi. Siapapun yang mampu men-drive perubahan akan menjadi penguasa. Semua akan berubah, yang tidak berubah hanyalah perubahan itu sendiri. Ada dua pilihan, mengikuti perubahan atau diam dan ditinggal mati.

“Era revolusi industri 4.0 peran manusia masih harus tergantung dan didukung internet untuk interaksi dan transaksi. Tanpa internet kita merasa seperti di dunia lain, namun sudahkah internet menjangkau seluruh wilayah NKRI? Belum, baru 70 persen terjangkau dan sisanya yang 30 persen sebagian koneksinya tersendat sendat dan ada yang sama sekali belum ada. PR bagi pemerintah, harus upaya keras untuk seluruh wilayah NKRI dapat akses yang sama” ujar anggota DPR RI ini. (ks01)

ket foto: Dekan (2 dari kiri) diapit Kaprodi Manajemen dan Kaprodi Akuntansi saat acara webinar (foto dok)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Unimus Wisuda 1.090 Mahasiswa

ket foto: Rektor (kiri) saat menyerahkan ijazah kepada atlit Aries Susanti (Fotodok) SEMARANG (kampussemarang.com)- Rektor ...