Breaking News

Ternyata Buah Apel Bisa Mencegah Penyakit Jantung Koroner dan Menjadikan Badan Langsing

ket foto: Wulanda Wardani (foto dok)

 

OPINI

Oleh:  M.A. Wulanda wardani

(Mahasiswa Prodi S1 Kebidanan Fak Kedokteran Unissula)

 

SEMARANG (kampussemarang.com)- Apel berasal dari Asia dan Eropa Timur. Sekarang ini apel mudah ditemukan di pasaran yang bervariasi dalam warna, penampilan, rasa dan aroma. Kulit apel bisa dimakan. Apel yang masak mempunyai daging buah yang garing dan renyah.

Apel merupakan sumber vitamin C, kalium (potasium), serat larut (pektin) dan serat tidak larut. Konsumsi satu buah apel setiap hari dipercaya membuat orang selalu muda dan sehat. Kandungan nutrisi dan zat yang berkhasiat dalam buah apel yang segar yaitu kulitnya mengandung ellagic acid, caffeic acid, tannic acid, flavonoid terutama quercetin (golongan flafonol), catechin, dan epicatechin (golongan proanthocyanidin-vitamin C, serat larut terutama pektin), kalium, dan zink. Nutrisi penting dari apel tersebut sebagian besar berada di lapisan bawah kulit buah. Sebuah apel ukuran sedang (138 g) mengandung 81 kalori, 84% air, 4 g karbohidrat, 10 mg kalsium, 159 mg kalium, 7 g magnesium, 0,1 g bitamin B6 dan 4 microgram golat dan apel tidak mengandung lemak dan protein.

Pektin adalah serat larut yang akan membentuk gel di usus dan bermanfaat untuk menghambat penyerapan kolesterol sehingga kadarnya di dalam darah menurun. Kandungan serat tidak larut banyak ditemukan dibagian kulit yang akan meningkatkan kontraksi usus sehingga mempermudah buang air besar dan mengatasi sembelit. Quercetin berkhasiat anti radang dan antioksidan kuat yang akan menetralkan radikal bebas sebelum merusak DNA dan komponen penting di dalam tubuh termasuk di kulit untuk mencegah keriput. Mengkonsumsi catechin dan epicatechin setiap hari juga akan menurunkan angka kematian akibat penyakit jantung koroner

Kandungan fitokimia maupun nutrisinya lebih tinggi kalau apel segar dimakan langsung bila dibandingkan dengan produk olahannya. Bila apel diproses atau dimasak dalam bentuk keripik, jus, dan produk olahan lainnya, kadar senyawa fitokimia akan menurun bahkan menghilang.

Berdasarkan penelitian-penelitian yang sudah ada, lebih dari 85 penelitian tentang buah apel ini, bahwa konsumsi apel setiap hari terbukti menurunkan resiko penyakirt jantung koroner, stroke, darah tinggi (hipertensi), asma, maag, diabetes tipe 2, menurunkan berat badan, kanker  dan mencegah keriput. Apel juga mempermudah buang air besar, mengatasi sembelit, dan diare kronis. Kandungan zink bermanfaat untuk pertumbuhan anak, meningkatkan daya ingat dan meningkatkan jumlah sperma.

Cara mengkonsumsinya 1-2 buah apel segar setiap hari. Apel dimakan sebagai buah segar, baik dalam bentuk irisan, maupun jus. Dapat juga digunakan dalam masakan seperti salad, masakan daging, pencuci mulut, dibuat cuka, kue, roti, pai, sereal dan keripik.

Jadi, buah apel banyak khasiatnya terutama dalam mencegah penyakit kanker jantung koroner, diabetes melitus dan masih banyak lagi serta membantu dalam menurunkan berat badan bagi yang ingin langsing dan lebih awet muda dan sebaiknya dikonsumsi setiap hari dalam keadaan segar agar khasiatnya tidak berkurang ataupun hilang.*****

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Peneliti Unika-Unkriswina Bermitra dalam Pemasaran Kain Tenun Sumba

SEMARANG (kampussemarang.com)- Peneliti Unika Soegijapranata Semarang Dr Rustina Untari dan Prof Dr Ridwan Sanjaya baru-baru ...