Breaking News

Undip Tambah Lagi 2 Guru Besar di FT

ket foto: Rektor Undip (kiri) saat mengukuhkan 2 guru besar baru Fak Teknik (Foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Universitas Diponegoro kembali mengukuhkan dua guru besar baru dari Fakultas Teknik. Kamis (30/11/2017). Prof. Dr. Hadiyanto, MSc dan Prof. Dr. Andri Cahyo Kumoro, ST, MT mendapat gelar akademik tertinggi sebagai guru besar.

Dalam pidato pengukuhannya sebagai gubes, Prof. Dr. Hadiyanto, MSc mengangkat topik “Biorefinery Mikroalga: Solusi untuk diversifikasi bioenergi dan pangan alternative di Indonesia”. Menurutnya energi, pangan yang bergizi tinggi dan air merupakan tiga kebutuhan dasar bagi manusia di dunia tak terkecuali di Indonesia. Saat ini ketergantungan akan energi fosil masih tinggi, meskipun cadangan minyak bumi makin menipis dan bahkan dalam waktu 15-20 tahun ke depan diperkirakan akan habis. Sehingga diperukan adanya upaya diversifikasi energi sesuai dengan amanah Perpres No 5/2006 tentang Kebijakan energi nasional.

“Diversifikasi energi diartikan sebagai upaya untuk pencarian sumber-sumber energi baru dan terbarukan. Selain energi, kebutuhan lain yang penting adalah pangan dengan nilai gizi yang tinggi. Saat ini pangan dengan nilai gizi tinggi masih relatif mahal sehingga aksesabilitas masyarakat golongan menengah ke bawah masih belum terjangkau sepenuhnya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pemanfaatan mikroalga menjadi solusi yang tepat untuk kondisi saat ini. Mikroalga merupakan mikroorganisme dengan ukuran mencapai 500 mm dan umumnya hidup melalui proses fotosintesis di lingkungan air tawar, payau maupun air laut” ungkap Prof. Hadi.

Sementara, Prof. Dr. Andri Cahyo Kumoro dalam pidato pengukuhannya mengangkat topik “Peran Teknik Kimia Dalam Perancangan Produk Dan Proses Pengolahan Pangan Dari Sumber Daya Alam Hayati Indonesia”. Dikatakannya bahwa jumlah penduduk dunia diperkirakan akan mencapai 9,6 milyar orang pada tahun 2050. Pada saat itu, diperkirakan jumlah penduduk usia lanjut di dunia akan lebih banyak daripada anak-anak dan 80% di antaranya tinggal di negara-negara sedang berkembang. Oleh karena itu, isu-isu yag harus dihadapi oleh industri pengolahan pangan adalah bahwa produksi pangan dunia harus meningkat antara 34% hingga 70% dari saat ini untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduk dunia. Akan tetapi, hal ini terkendala oleh pandangan negatif yang terus meningkat oleh penduduk kota di beberapa negara terhadap produk makanan olahan. Industri  pengolahan pangan yang berkelanjutan juga dituntut agar efisien dalam menggunakan sumberdaya alam, seperti tanah, air, energi, udara dan lain-lain tanpa mengurangi keberadaannya atau merusaknya secara permanen, minimalisasi pencemaran lingkungan dan penerapan daur ulang sumberdaya semaksimal mungkin.

Lebih lanjut, Prof Andri menuturkan bahwa beberapa kendala yang harus dihadapi dalam penerapan konsep teknik kimia di bidang proses pengolahan pangan di antaranya adalah kurangnya pengetahuan mengenai sifat fisikokimia bahan pangan jika dibandingkan dengan sifat bahan kimia biasa yang pada umumnya sudah dipahami dengan baik, reaksi kimia dalam proses pengolahan pangan yang secara alamiah dikendalikan oleh hukum termodinamika dan kinetika lebih kompleks jika dibandingkan reaksi kimia biasa, dan kesulitan dalam pengendalian proses melalui pengaturan variabel operasi untuk menghasilkan produk pangan yang memenuhi selera sensorik konsumen.

Rektor Undip Prof. Dr. Yos Johan Utama dalam sambutanya merasa bangga atas bertambahnya 2 guru besar Prof. Dr. Hadiyanto, MSc dan Prof. Dr. Andri Cahyo Kumoro, ST, MT. Rektor menjelaskan bahwa dengan bertambahnya guru besar tersebut, Undip akan menjadi semakin hebat dalam membuktikan kualitasnya.

“Sosok guru besar adalah pangkat tertinggi dalam pendidikan yang telah teruji dan diakui oleh pemerintah, maka dari itu harus dijaga entitasnya,” tutur Rektor.

Rektor mengatakan penambahan guru besar tersebut tidak hanya menambah struktural kepegawaian tetapi juga bukti kualitas Undip dalam mencetak guru besar.

Rektor berharap dengan bertambahnya guru besar tersebut dapat memacu rekan-rekan yang lain untuk menjadi guru besar juga dan dapat menjadikan Undip sebagai peguruan tinggi negeri yang kuat serta dikenal di kancah internasional. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

20 PT Taiwan Kunjungi Undip

  SEMARANG (kampussemarang.com)- Undip menyambut baik kunjungan 20 perguruan tinggi (PT) Taiwan di kampus Undip, ...