Breaking News

Unika Hadirkan Pakar Sistem Informasi Dalam Kuliah Umumnya

ket foto: Rektor Unika (kanan) saat menyerahkan kenangan pada Ignatius Suprapto usai memberi kuoiah umum. (Foto dok)

 

SEMARANG (kampussemarang.com) Seorang pakar sistem informasi Amadeus Travel Technology Thailand yang telah membangun sistem informasi dalam pelayanan bandara terbaik di Thailand (Suvarnabhumi Airport) yaitu Ignatius Suprapto Prajitno, telah hadir dalam forum kuliah umum Program Studi Sistem Informasi Unika Soegijapranata di ruang Seminar LPPM, Gedung Mikael lantai 4 pada hari Jumat (02/02/2018).

Pakar Sistem Informasi ini adalah orang asli Semarang dan dalam kesehariannya bekerja di Suvarnabhumi International Airport, Bangkok sebagai Program Manager Airport International Management System.

Ignatius Prajitno yang  merupakan lulusan dari Master of Science, Computer Science Technical University, Berlin, Jerman ini dalam pekerjaannya selalu berhadapan dengan Balancing Software Maintenance dan Support Service di  2 airport yaitu Suvarnabhumi International Airport, Bangkok dan Phuket International Airport, Phuket , Thailand.

Ia  juga memiliki sertifikasi Innovation Management and Marketing Sales Course dari Technical University. Sebelumnya ia pernah menjadi Senior Operation Consultant di Dubai International Airport  dan Emirates Airlines. Saat ini, Prajitno tengah menangani project Integrated Flight Information Management System suit for 6 airport AOD Thailand dan Design and Delivery OADB di Toronto, Canada.

Ignatius Prajitno dalam paparan materinya menjelaskan dalam satu hari Suvarnabhumi Airport mampu menjalankan 1.100 penerbangan dan saat ini fokus pada software upgrade dikarenakan satu data center yang hanya digunakan sebagai operasional kedua airport tersebut.

Lebih lanjut menurutnya, software yang terbaru akan ditempatkan dalam satu data center dan satu DA (suatu perangkat backup data apabila data center mengalami gangguan) yang dapat digunakan oleh keenam atau seluruh airport di Thailand. Adapun jaringan yang dibangun didukung oleh bantuan public providers seperti misalnya Telkom dan XL di Indonesia.

Di jaringan yang dibuatnya, Ignatius juga menjelaskan bahwa pada database tersebut juga harus menggunakan UPS (Uninterruptible Power Supply) yang memiliki kemampuan switch over (berganti jaringan apabila jaringan utama terjadi gangguan) delapan detik agar tidak merusak jaringan dan peralatan lainnya.

“Di airport banyak sistem dari main application yang membutuhkan data dari sistem lainnya sehingga dibutuhkan integrasi antar sistem. Untuk mempermudahnya maka disalurkan melalui antar kabel IP. Di tengah saluran informasi antar sistem terdapat Information Using Middleware yang bertugas sebagai pengingat data yang dibutuhkan oleh suatu sistem dari data center di tiap waktunya” jelas Ignatius.

Dalam kuliah umum tersebut Ignatius juga menerangkan tahapan perancangan suatu jaringan. “Untuk merancang sebuah jaringan, terlebih dahulu kita harus membuat design agar apa yang kita mau dapat dimengerti. Dari hal ini, kita dapat memaparkan dalam bentuk gambar, diagram, dan kata-kata. Misalnya dari jaringan yang saya buat, selain jaringan utama yang bekerja, saya juga menyediakan jaringan cadangan yang dapat membackup apabila jaringan utama ada gangguan. Namun, apabila kedua jaringan tersebut sedang ada gangguan maka masih ada solusi dengan pendataan secara manual. Jangan sampai kita berpasrah dengan jaringan yang macet ataupun mati karena ini pekerjaan yang sensitif. Namun selain dilihat dari gambar, kita juga harus merencanakan kebutuhan seperti kapasitas storage yang dibutuhkan untuk menyimpan database penerbangan selama beberapa tahun dan juga tentunya dari segi biaya,” terangnya.

“Dengan adanya sistem yang baru, tentunya hal yang cukup sulit untuk memberikan pengajaran adalah pada karyawan senior karena banyak dari mereka yang asing dengan komputer sehingga yang saya lakukan adalah menempatkan mereka sebagai pembina bagi karyawan muda dalam memanage airport sementara karyawan yang muda bertugas menjalankan,” Imbuhnya. (ks01)

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dubes Uni Eropa Kunjungi Semarang, Tawarkan Beasiswa ke PT Eropa

SEMARANG (kampussemarang.com)- Para Duta Besar dari negara negara Uni Eropa (UE) melakukan kunjungan ke Undip ...