Site icon Kampussemarang.com

22 Dokter Unissula Disumpah : Dokter Perlu Lakukan Penelitian Obat Alternatif


Seorang sumpahwati (tengah kanan) diapit orang tuanya menerima ijazah dari Dekan FK Unissula (foto Ks-01)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Sebanyak 22 dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sultan (Unissula) Semarang menjalani sumpah dokter dilanjutkan dengan upacara tradisi siraman (sumpahwan/sumpahwati disiram oleh para dosen) di kampus Jl Kaligawe Semarang, Sabtu (07/01/2017).

Sumpah dokter dilakukan pejabat Dinas Kesehatan Jateng disaksikan Rektor Unissula H Anis Malik Thoha Lc MA PhD, Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) H Hasan Thoha Putra MBA, Wakil Ketua YBWSA H Tjuk Subekhan Sulchan, ketua Senat FK Unissula dr Sofwan Dahlan Dahlan SpF SH, Dekan FK Unissula dr Iwang Yusuf Msi, dan Wakil Dekan I FK Unissula Dr dr Setyo Trisnadi SpKF SH.

Pada sumpah dokter ke-101 Periode I Tahun 2017, terpilih sebagai sumpahwan/sumpahwati terbaik dr Kusumaningati IPK 3,63. Sampai sumpah dokter periode ini FK Unissula telah meluluskan 4.404 yang tersebar di dalam maupun luar negeri. Dekan FK dr Iwang Yusuf MSi dan Wakil Dekan I Dr dr Setyo Trisnadi Sp KF SH menyatakan lulusan kedokteran Unissula juga bisa berkesempatan bekerja ke luar negeri karena Unissula juga mempunyai jaringan ke luar negeri.

Pada sambutannya Rektor H Anis Malik Thoha Lc MA PhD menyatakan persaingan kerja saat ini semakin ketat. Tetapi dengan masuknya FK Unissula sebagai anggota Asosiasi Ilmu Kedokteran Islam Dunia maka semakin luas jejaring yang dimiliki Unissula yang berdampak positif pula pada alumni yang ingin bekerja di luar negeri. Di sisi lain Rektor minta agar para dosen FK Unissula melakukan serangkaian penelitian untuk menciptakan obat-obatan alternatif. Karena selama ini di pasaran, sangat banyak beredar obat yang dibuat dari unsur atau bahan haram dan terlarang. Penemuan obat alternatif penting bagi dunia kedokteran Indonesia serta untuk peningkatan ekonomi Indonesia mengingat pula Indonesia kaya tanaman bahan obat .

Sedangkan Kepala Balai Kesehatan Indera Masyarakat (BKIM) Dinkes Jateng dr Wahyu Setianingsih usai disumpah, ara dokter selanjutnya menjalani internship atau magang selama 8 bulan di rumah sakit dan 4 bulan di puskesmas. Ke depan dokter intership akan ditempatkan 4 bulan di rumah sakit, 4 bulan di ouskesmas rawat inap dan 4 bulan di puskesmas non rawat inap. Di Jateng saat ini terdapat sekitar 200-an rumah sakit dan 875 puskesmas termasuk 300 buah di antaranya puskesmas rawat inap yang semuanya siap menerima internship dokter meski saat ini belum semua rumah sakit dan puskesmas bisa menerimanya. (Ks-01)

Daftar lengkap 22 dokter baru FK Unissula Semarang yang diambil sumpah bisa di klik di sini