ket foto:suasana kursus untuk mahasiswa asing di Undip (foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- Duapuluhempat peserta dari beberapa negara di antaranya Jepang, Thailand, Malaysia dan Indonesia mengikuti Tropical Course on Ecotourism and Sustainable Development in Coastal Region yang diadakan oleh Kantor Urusan Internasional Universitas Diponegoro, Rabu (23/08/2017) di Quality Hall Gedung Widya Puraya Undip Tembalang.
Ketua Pelaksana Ahmad Ni’matullah Al-Baarri mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang ketiga dan yang terbesar yang dilakukan oleh Kantor Urusan Internasional Undip.
“Peserta yang ikut dalam program ini adalah dari universitas partner, seperti Asia University Taiwan, Kagawa University Japan, King Mongkut’s University of Technology Thonburi Thailand, University Sain Islam Malaysia, International Islamic University Malaysia, dan University Malaysia Sabah. Topik yang diangkat dalam course ini merupakan topik unggulan Undip yakni coastal development sehingga akan terus dilaksanakan sebagai program untuk mewujudkan Undip sebagai World Class University” ujarnya.
Wakil Rektor IV Prof. Ambariyanto mengatakan bahwa Undip mengadakan Tropical Course ini tidak hanya berdasar pada ecotourism saja akan tetapi peserta nanti dapat melihat pengembangan keberlanjutan di daerah pesisir.
“Sehingga ketika nanti peserta dari negara-negara asing ini diajak ke Pelabuhan Kendal kemudian ke Karimunjawa, mereka tidak hanya melihat dari sisi ecoturism saja tapi juga melihat sustainable development di daerah pesisir” ujarnya
Menurut WR IV, coastal region eco development tentang penelitian ekotourism di Undip banyak sekali misalkan seperti menghitung berapa banyak orang yang boleh diving di suatu tempat, pesisir ini tepat untuk jenis wisata apa, ada metode-metode khusus untuk pengembangan. Tropical Course ini akan menawarkan 31 kelas yang terdiri dari in-class dan out-class. Program ini merupakan salah satu program unggulan Undip dalam meningkatkan skor Undip dalam hal international exchange.
“Harapan kami nantinya para peserta dapat lebih mengenal Indonesia dari sisi tourism, sumberdaya pesisir, potensi-potensi yang bisa dikembangkan di wilayah pesisir. mereka lebih mengenal budaya Indonesia, bagi Undip agar lebih dikenal di tingkat Internasional, karena akan mempengaruhi ranking Undip di dunia” tandasnya. (ks01)
