Site icon Kampussemarang.com

Forum Dosen Indonesia Gelar Munas di Semarang, Gairah Dosen Menulis Buku Perlu Ditingkatkan

ket foto: Dr Issy Yuliasri MPd pada pembukaan Munas II FDI di Semarang (foto dok)

 

SEMARANG (kampussemarang.com)- Kemampuan dosen dalam menulis buku ilmiah dan ilmiah popular sebenarnya sudah cukup baik. Tetapi kemampuan tersebut belum merata pada mayoritas dosen di seluruh Indonesia. Hanya segolongan dosen tertentu saja yang mampu menulis buku, biasanya dosen di perkotaan dan dariperguruan tinggi negeri. Sedangkan kebanyakan dosen di akar rumput, terlebih di daerah serta perguruan tinggi swasta, kemampuan menulis mereka masih sangat perlu ditingkatkan.

“Gairah menulis  dosen perlu ditingkatkan sehingga pelatihan penulisan buku ilmiah, ilmiah popular serta jurnal sangat diperlukan agar dosen semakin berdaya dalam menulis. Menulis buku dan jurnal merupakan salah satu syarat untuk kenaikan pangkat dan jabatan para dosen” ujar Ketua Dewan Pengurus Pusat Forum Dosen Indonesia (DPP FDI) Ir Gatut Rubiono MT didampingi Sekretaris DPP FDI Irmawati Sagala MSi MSHS usai membuka Munas II dan Pelatihan Penulisan Buku Forum Dosen Indonesia di Hotel Grasia, Semarang, Senin (27/08/2018). Munas berlangsung selama 2 hari dan pada pelatihan penulisan buku diisi oleh para pakar penulisan ilmiah dan ilmiah populer serta dari sebuah penerbit terkait dengan kiat-kiat menulis buku yang baik dan bisa diterbitkan.

Sementara itu Ketua Panitia Munas II FDI, Dr Issy Yuliasri MPd menyatakan munas diikuti 54 utusan perwakilan dari 21 DPD FDI se Indonesia. Diharapkan peserta pelatihan semakin produktif menulis buku setelah memahami cara cara menulis buku dari para pakarnya.

“Dosen mampu menulis tetapi perlu lebih dimotivasi agar mau menulis di sela sela sangat sibuknya dosen dalam menjalankan tugas administrasi mereka. Selain itu, secara organisatoris lewat Munas II, FDI diharapkan bisa menelurkan ide-ide besar yang menjadikan FDI lebih berperan besar dalam peningkatan dan perkembangan dunia pendidikan nasional” ujar Dr Issy Yuliasri MPd yang juga dosen Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang ini.

Lebih lanjut Dr Issy Yuliasri MPd juga berharap lewat Munas II maka organisasi profesi dosen ini bisa semakin solid dan bersatu seperti halnya sejumlah organisasi profesi lain yang lebih dulu eksis di masyarakat seperti Ikatan Dokter Indonesia dan sejumlah organisasi profesi lainnya. Di sisi lain profesi dosen juga perlu perhatian lebih dari masyarakat dan pemerintah karena dari tangan para dosen lahirlah para pemimpin bangsa. Dan tuntutan pemerintah pada dosen misalnya dosen harus lulus S3 harus diimbangi dengan lebih banyaknya perhatian pada pemberian beasiswa studi serta bantuan dalam bentuk lainnya. (ks01)

ket foto: sejumlah perwakilan 21 DPD FDI se Indonesia berpose usai pembukaan Munas II di Semarang (foto dok)