
ket foto: pra juara debat kategori SMA (Foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum, Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Unika Soegijapranata menggelar debat antar angkatan di FHK Unika dan antar siswa SMA sederajat se Kota Semarang dengan tema “Hukum dan Kemanusiaan“ di kampus Unika, Jumat (25/08/2017).
“Debat ini debat tahun kedua, diikuti 8 SMA negeri/swasta se Kota Semarang dan 6 tim mahasiswa antar angkatan prodi Ilmu Hukum FHK Unika. Berbeda dengan debat tahun sebelumnya, debat tahun ini kategori peserta tidak hanya antar mahasiswa angkatan tetapi juga antar siswa SMA se-Kota Semarang. Penambahan kategori peserta dalam kompetisi ini bertujuan untuk lebih meningkatkan kinerja panitia sekaligus sebagai ajang promosi FHK Unika”ucap Nestor Devotta Aristo Pradana, ketua panitia debat. Kompetisi debar dibuka Dekan FHK B Danang Setianto SH LLM.
Sementara itu Sekretaris Prodi Ilmu Hukum Dr. Rika Saraswati, SH., CN., M.Hum menjelaskan tema Hukum dan Kemanusiaan dalam kompetisi debat tahun ini. Kemanusiaan sifatnya universal, dan tatkala sifat universalnya tidak terpenuhi maka harus diatur, dan hukum sebagai salah satu alat yang dibuat serta dibentuk untuk mengatur atau memenuhi kebutuhan kemanusiaan, maka harus bisa mewujudkan manusia yang adil dan setara sehingga tidak terjadi diskriminasi dan penindasan manusia.
“Hal tersebut seiring dengan spirit Unika Soegijapranata Talenta Pro Patria Et Humanitate, karena para mahasiswa ini setelah selesai studi tentu akan hidup di masyarakat sesuai dengan profesi mereka di bidang hukum yang bersifat mengatur. Apabila mereka tidak memahami tentang nilai kemanusiaan ini maka hukum yang dibuat ini juga tidak akan melindungi mereka yang lemah, seperti halnya kaum perempuan, anak-anak, orang usia lanjut, orang difabel dan kelompok-kelompok yang lemah lainnya” tambah Dr. Rika.
Saat ditanya tentang keterkaitan secara materi antara tema dengan kesertaan siswa SMA dalam kompetisi debat, Dr. Rika menjelaskan dalam kompetisi debat, materi yang disajikan para siswa sangat menarik, antara lain tentang tata tertib untuk mencegah bullying, perlindungan hukum pada kelompok homoseksual dan transgender.
Hal serupa juga disampaikan salah satu peserta kategori siswa SMA, Dyah Kartika Sari dari SMAN 1 Semarang, ”Melalui kegiatan Kompetisi Debat ini, saya dapat melatih kemampuan Public Speaking, penguasaan materi, serta melatih berargumen tentang materi yang kita sajikan. Dan tema yang kita bahas dalam debat memang ada di sekitar kita dan kita alami, seperti transgender, larangan merokok, dan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Jadi kita seperti menyampaikan aspirasi kita kepada masyarakat,”tuturnya.
Hasil kompetisi debat untuk kategori angkatan mahasiswa diraih angkatan 2015 (juara I), Juara II angkatan 2014 dan Juara III angkatan 2016. Sementara untuk kategori SMA se-Kota Semarang Juara I SMA Terang Bangsa, Juara II adalah SMA YSKI serta Juara III dari SMAN 3. (ks01)
