
ket foto: Rektor bersama pimpinan FAI berpose bersama mahasiswa dan dosen yang segera berangkat ke Thailand dan Malaysia (foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang Ir Prabowo Setiyawan MT PhD bersama Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Drs M Muhtar Arifin S MLib, Senin (17/09/2018) melepas 26 mahasiswa dan 7 dosen Jurusan Syariah FAI melakukan international joint symposium ke Thailand, Malaysia dan Singapura selama sekitar seminggu.
Mereka akan melakukan joint symposium di College of Islamic Studies Prince Songkla University (CIS-PSU) Thailand dan Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) terkait perkembangan dan perbandingan hukum Islam di Thailand, Malaysia dan Indonesia di antaranya tentang zakat, wakaf, hukum perdata dan lain sebagainya. Juga mengunjungi International Islamic University Malaysia (IIUM) serta mengunjungi Konsultat RI di Songkla Thailand, ke Pondok Modern Darussalam Changlun Kedah Malaysia, Persatuan Pelajar Indonesia PPI cabang IIUM, pusat Zakat Selangor dan sejumlah kunjungan lainnya.
Rektor Ir Prabowo Setiyawan MT PhD dan Kepala Jurusan Syariah FAI Unissula Muhammad Noviani Ardi MIRKH menyatakan international joint symposium merupakan langkah penting yang harus dilakukan FAI dan Unissula sebagai langkah internasionalisasi kampus. Karena mulai tahun 2019 dalam akreditasi BAN PT akan diterapkan 9 standar dari 7 standar seperti yang selama ini dilakukan dan salah satu tambahan standar tersebut menyangkut internasionalisasi perguruan tinggi.
Salah seorang dosen senior FAI Unissula yang menyertai joint symposium Dr H Rozihan SH MAg menyatakan dukungan penuh dari Rektor Unissula pada kegiatan ilmiah ke sejumlah negara tetangga memiliki arti penting bagi mahasiswa dan dosen Jurusan Syariah FAI. Lewat joint symposium bisa diketahui perkembangan sekaligus penerapan hukum Islam di berbagai negara di dunia ini, termasuk di negara negara tetangga di Asean. (Ks01)
