ket foto: Rektor Unissula (tengah) bersama WR dan dosen Teknik serta 4 mahasiswa juara (foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- Mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung Semarang (Unissula) kembali menorehkan prestasi internasionalnya di ajang kompetisi di taraf inhternasional di Singapura. Yaitu kompetisi desain jembatan atau BDC (Bridge Design Competition) di Nanyang Technology University (NTU) Singapura 9-10 Maret lalu.
Kompetisi diikuti 4 mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik Unissula terbagi dalam 2 tim. Mereka Ardefian Piradipta Suharno dan Muhammad Fiko Prameswara masuk dalam tim I (tim Al-Biruni) dan Brillyan Graha Ditarta dan Ashfa Taqiya sebagai tim II (tim Al Khawarizmi). Mereka bersyukur bisa meraih juara I dan II serta kategori desain terekonomis pada lomba lomba bergengsi ini.
Saat menghadap Rektor Unissula Prabowo Setiyawan MT PhD dan Wakil Rektor III Muhammad Qomaruddin ST MSc PhD di Rektorat Unissula Rabu sore (20/3/2019), keempat mahasiswa menyatakan tim Al-Biruni meraih juara 1 dan penghargaan jembatan desain ekonomis (most economical design). Sedangkan tim Al Khawarizmi meraih juara II untuk kategori universitas. Sedangkan juara III, IV dan V diraih Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Indonesia (UI), dan NTU singapura. Lomba secara umum dibagi dua kategori yaitu universitas dan politeknik dengan jumlah peserta masing masing kategori sekitar 38 tim dari perguruan tinggi Asean dan internasional.
Lomba dilakukan dua hari, hari pertama membuat bangunan jembatan dari bahan kayu balsa, basswood dan lain lain. Hari kedua dilakukan penilaian dari sejumlah aspek di antaranya kekuatan jembatan yanvg dibuatnya. Tim pertama Unissula dengan konsep jembatan truss berbentuk berlian mampu menahan beban hingga 79 Kg, sedangkan tim satunya model jembatan simpel dan bisa menahan beban hingga 59 Kg.
Rektor Unissula Parbowo Setiyawan dan WR III M Qomaruddin mengapresiasi prestasi para mahasiswa Unissula yang berhasil mengungguli karya mahasiswa perguruan tinggi papan atas Indonesia dan internasional. Unissula berencana memberi hadiah pada 4 mahasiswa ini dengan umroh dan beasiswa serta berharap bisa memacu mahasiswa lain berprestasi internasional. (ks01)
