Site icon Kampussemarang.com

Pendidikan Kimia Unimus Selenggarakan Penguatan Penelitian Program MBKM

Suasana kegiatan secara daring

 

SEMARANG (kampussemarang.com)-Dalam rangka penyiapan anggota peneliti Hibah Riset Keilmuan untuk menunjang kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Peneliti bekerjasama dengan Program Studi S1 Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menyelenggarakan kegiatan Penguatan Bentuk Kegiatan Pembelajaran Penelitian Program MBKM melalui zoom meeting.

Kegiatan yang melibatkan pula mahasiswa semester VI dan VIII ini dilaksanakan beberapa kali di antaranya 27 Januari 2022 dan 4 Februari 2022 serta follow up sampai sekarang. Acara menampilkan pemateri Muhammad Imadudin SPd MPd MSi anggota Peneliti Hibah Keilmuan yang juga dosen IAIN Kudus.

Fitria Fatichatul Hidayah SSi MPd selaku ketua penerima hibah riset keilmuan 2022 yang juga Ketua Program Studi Pendidikan Kimia Unimus kepada pers di Semarang Sabtu (14/5/2022) menyampaikan harapannya pembekalan dan follow up nya bisa memberikan gambaran kegiatan penelitian sebenarnya sangat mudah jika direncanakan, dilaksanakan dan ditulis dengan baik.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengetahui hal-hal yang urgent untuk dipersiapkan sebelum pelaksanaan penelitian sehingga mampu meningkatkan kinerja di bidang penelitian dan mampu menghasilkan karya ilmiah sebagai hasil atau output dari kegiatan ini”, tutur Fitria seraya menyampaikan judul penelitian yang memperoleh pendanaan dari LPDP ini “Optimasi Kepraktisan dan Produksi Komponen Instrumen Terpadu (KIT) Microscience untuk Pembelajaran Praktikum Masa Pandemi Berorientasi Sustainable Development”.

Pada pertemuan pertama, narasumber Imadudin bersama mahasiswa mengawali pertemuan dengan diskusi riset terkait kendala-kendala yang dihadapi selama pengerjaan dan pelaksanaan penelitian oleh masing-masing mahasiswa. Kemudian masing-masing mahasiswa menyampaikan kendala yang dialami.

Pertemuan selanjutnya, Imadudin menjelaskan tentang paradigma atau cara pandang sains yang ternyata tidak sama. Arah penelitian mahasiswa pendidikan kimia Unimus berbeda dengan kampus-kampus lainnya karena setiap program studi memiliki roadmap penelitian yang berbeda.

“Teknik penelitian itu memiliki desain tertentu, desain tertentu tersebut harus jelas dan rinci mulai dari sampelnya menggunakan metodologi apa, pengambilan sampel bagaimana, kriteria apa saja yang harus terpenuhi, kemudian bagaimana kelas yang digunakan itu semua harus didesain dari awal”, ujar Imadudin. (Ks01)