Site icon Kampussemarang.com

Pengaruh Game Online Terhadap Minat Permainan Tradisional pada Anak-Anak Zaman Sekarang

Opini

 

Oleh: Satrio Wicaksono
Jurusan Farmasi Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal

PERMAINAN tradisional adalah permainan yang sudah ada sejak zaman dahulu,yang berkembang di lingkungan masyarakat. Mungkin hampir semua anak-anak di era sebelum 1990-an pernah bermain permainan ini.

Petak umpet adalah salah satu permainan tradisional yang telah berumur ratusan tahun, bahkan mungkin ribuan tahun, karena belum pernah ada data akurat yang menerangkan kapan pertama kali mainan tersebut dimainkan. Kini, di era millennium tidak banyak anak-anak yang memainkannya, karena tidak ada tempat yang memadai untuk bermain menjadi salah satu kendala selain banyaknya permainan yang bernuansa teknologi yang menjadi pilihan.

Petak umpet, egrang, galasin, bentengan, lompat tali, congklak, gunungan, nenek ubi, koladi, dan bekel adalah beberapa macam permainan tradisional yang ada di Indonesia. Permainan-permainan tradisional ini dahulu banyak dimainkan oleh anak-anak di halaman rumah.

Permainan yang mulai dilibas oleh perkembangan jaman, karena semakin sempitnya ruang publik untuk anak-anak bermain. Peningkatan laju pertumbuhan penduduk pun turut andil dalam menjadikan pemukiman yang semakin padat di kota-kota besar, jalan-jalan sempit, tak ada lapangan maupun pekarangan untuk bermain, membuat anak memilih permainan yang lebih praktis, permainan-permainan yang cenderung menjadikan mereka manusia-manusia individual yang tak mengenal cara bersosialisasi di dalam masyarakat.

Rata-rata anak-anak zaman sekarang bermain game online seperti Player Unknown’s Battleground (PUBG), Free Fire (FF), dan Mobile Legends Bang-Bang (MLBB). Ketergantungan terhadap game online memang sudah sangat tinggi, hal inilah yang menyebabkan permainan tradisional ditinggalkan bahkan sampai dilupakan.

Permainan tradisional tidak hanya sekedar permainan yang mengandung kesenangan semata. Namun, permainan tradisional dapat melatih kemampuan anak, motorik anak, sikap anak, dan juga keterampilan anak.

Cara agar permainan tradisional tidak hilang yaitu pelestarian dalam dunia pendidikan ataupun dengan cara mengadakan perlombaan. Pelestarian permainan tradisional dalam dunia pendidikan yaitu guru (terutama guru olahraga) dapat memadukan permainan tradisional dengan materi lainnya.

Sedangkan dengan cara perlombaan bisa dengan mengadakan berbagai perlombaan, baik di dunia pendidikan maupun dunia luar. Cara ini biasanya diadakan pada Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus. ****