
ket foto: suasana marketer junior (foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- UPT Pemasaran dan Kehumasan Unissula Semarang menyelenggarakan training Junior Marketer diikuti 70 mahasiswa terpilih dari 12 Fakultas. Training dipandu Dutria Bayu Adi, berlangsung sepekan (sampai 21/02/2017) mengupas tentang “marketing” seperti problem solving, change management, effective communication, marketing skill, dan service excellence.
Menurut Dutria, seorang marketer harus memiliki banyak karakter positif termasuk nilai tambah, bertanggungjawab, komitmen, bervisi besar. Seorang marketer hebat harus punya nilai tambah atau added value yaitu sesuatu yang berbeda dan tidak dimiliki oleh orang lain. Ini sangat penting, karena itulah yang menentukan sukses tidaknya seorang marketer.
“Jika sudah punya, tunjukkan. Jika belum ada, maka ciptakan. Karena orang sukses itu selalu mencari nilai tambah dari dalam dirinya” ujar Dutria.
Lebih lanjut menurutnya, marketer juga harus pandai membaca peluang. Peluang bisnis ada dimana-mana, bahkan tanpa sadar kita memilikinya. Selain itu, karakter lain yang harus dimiliki adalah punya komitmen dan tidak takut gagal.
Pada salah satu sesi, Bayu menerapkan Bankrupt game, peserta ditantang terjun ke lapangan menerapkan ilmu marketing tanpa “bekal” harta benda apapun. Bagi seorang marketer ataupun pengusaha, hal pertama yang harus dibentuk adalah mentalnya. Maka harus ditempa sekeras-kerasnya agar tahu situasi lapangan yang sebenarnya.
Sementara itu Kepala UPT Pemasaran dan Kehumasan Dedi Rusdi MSi Akt menyampaikan bahwa keterampilan sebagai marketer dibutuhkan oleh banyak orang dan termasuk salah satu soft skill yang sangat penting bagi para mahasiswa. (ks03)
