Site icon Kampussemarang.com

RSND Undip Buka Layanan Cuci Darah

Ket foto: WR 1 Undip (kiri) bersama Direktur RSND (kanan) saat peresmian layanan cuci darah (foto dok)

SEMARANG (kampussemarang.com)- Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) atau masyarakat banyak yang menyebutnya Rumah Sakit Undip meresmikan layanan hemodialisa atau cuci darah, Jumat (26/05/2017).

Direktur RSND Prof Dr.dr. Susilo Wibowo mengungkapkan layanan hemodialisa sangat diperlukan di RSND karena untuk membantu masyarakat yang menderita penyakit gagal ginjal.

“Unit ini diharapkan dapat menjadi solusi  bagi penderita gagal ginjal, dengan disiplin yang tinggi maka bukan tidak mungkin pasien dengan gagal ginjal dapat bertahan hingga 14 tahun. Kami tentusaja siap membantu segala lapisan masyarakat, apalagi RSND juga melayani pasien BPJS” ujarnya.

Menurut mantan Rektor Undip inji, saat ini RSND baru menyediakan 5 unit hemodialisa dari rencana 12 unit yang akan digunakan di RSND. Untuk penanganan cuci darah setiap pasien membutuhkan waktu antara 4 sampai 4,5jam sehingga dalam satu hari kami dapat melayani 8 pasien” imbuhnya.

“Satu unit hemodialisa ditempatkan di ICU, karena banyak pasien yang menderita sakit parah juga mengalami kerusakan ginjal. Sehingga dengan adanya satu alat hemodialisa di ICU maka pasien tidak perlu dipindahkan” ujar Prof Susilo.

Wakil Rektor I Undip Prof. M. Zaenuri mengatakan pengoperasian alat cuci darah merupakan langkah maju dari RSND dan Undip. Undip sudah menjadi PTN-BH sehingga bagian didalamnya termasuk RSND dituntut untuk mandiri. RSND merupakan rumah sakit Undip yang diresmikan Menristekdikti belum genap 2 tahun lalu.

“Kemandirian pada dasarnya adalah upaya peningkatan pelayanan terhadap segenap warga negara” ujarnya. (ks01)

ket foto: WR 1 Undip, Direktur RSND dan para pejabat teras Undip lainnya saat meninjau ruang Cuci Darah (Foto dok)