
ket foto: Direktur dan Wadir I ATP Veteran Semarang saat mewisuda lukusannya ( foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com) – Direktur Akademi Teknik Perkapalan (ATP) Veteran Semarang Rita Hariningrum ST MKom dan Wakil Direktur Bidang Akademik Ratna Dwi Kurniawan ST MT mewisuda 49 taruna/taruni ahli madya lulusan ATP Veteran Semarang di Hotel Grasia, Kamis (15/11/2018). Hadir pada wisuda ke 19 tersebut sejumlah pejabat sipil dan militer termasuk Kepala Bidang Kelembagaan dan Akademik Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jateng Hendradi Sulistyawan SH yang mewakili Kepala LL Dikti Jateng Prof Dr DYP Sugiharto MPd Kons.
Direktur ATP Veteran Semarang Rita Hariningrum ST MKom kepada para wisudawan berharap mereka sukses di berbagai bidang pekerjaan terutama yang terkait dengan dunia keteknikan perkapalan dan maritim nasional dan internasional. Diharapkan pula alumni ATP Veteran ikut membesarkan almamater yang telah mendidiknya dengan cara selalu berkomunikasi dengan kampus serta ikut membantu adik kelas mendapatkan pekerjaan di tempat tempat mereka bekerja.
Pada kesempatan tersebut Direktur juga menyampaikan kalau mulai lulusan periode 2018 ini, lulusan sudah menggunakan ijazah yang menggunakan penomoran ijazah nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah Secara Elektronik/Online (SEVIL) sehingga ijazah tidak perlu lagi dilegalisir karena bisa dilihat keabsahannya lewat sistem online internet. Aturan kewajiban ijazah menggunakan PIN dan SEVIL sebenarnya baru diwajibkan mulai tahun depan, namun kesiapan ATP Veteran Semarang menjadikan mulai tahun ini sudah bisa menerapkan PIN dan SEVIL tersebut.
Terkait dengan adanya rencana penggabungan ATP Veteran Semarang dan IKIP Veteran Semarang menjadi sebuah universitas, Direktur ATP Veteran menyambut baik dan langkah tersebut sebagai salah satu upaya peningkatan mutu pendidikan di ATP Veteran Semarang, terlebih keduanya berada pada payung satu yayasan yang sama.
“Visitasi penggabungan sudah dilaksanakan oleh pemerintah dan diharapkan awal tahun depan sudah keluar SK penggabungan tersebut. Dengan digabungnya ATP Veteran Semarang dengan IKIP Veteran Semarang maka ATP Veteran akan berubah bentuk menjadi fakultas teknik di perguruan tinggi yang baru. Saat ini ATP Veteran Semarang mempunyai tiga jurusan D3 Teknik Mesin Perkapalan, D3 Teknik Kelistrikan Perkalapan dan D3 Teknik Bangunan Perkapalan, nantinya saat menjadi fakultas akan ditambah dengan jurusan S1 K3 Perkapalan dan S1 Teknik Lingkungan Perkapalan” ujar Direktur.
Sementara itu Kepala LL Dikti Jateng lewat Kepala Bidang Kelembagaan dan Akademik Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah VI Jateng Hendradi Sulistyawan SH menyatakan rencana penyatuan ATP Veteran Semarang dengan IKIP Veteran Semarang menjadi sebuah universitas sebagai rencana yang baik, terlebih keduanya memang berada pada satu yayasan yang sama.
LL Dikti Jateng berharap dengan menjadi universitas, pendidikan di ATP Veteran dan IKIP Veteran semakin professional dalam tata kelola perguruan tinggi. Sehingga semakin ideal dan diminati masyarakat seraya nantinya menambah sejumlah prodi atau jurusan baru non pendidikan pada universitas yang baru tersebut. Diharapkan pula dengan menjadi universitas, bisa semakin memotivasi jajajaran ATP Veteran melakukan progress dan penguatan di berbagai bidang termasuk akreditasi prodi dan institusi bisa semakin meningkat. Setelah melebur jadi universitas maka fakutas yang semula dari ATP Veteran Semarang bisa meningkatkan keilmuan dengan menambah prodi D4 atau S1 bidang keteknikan perkapalan.
“Prodi atau jurusan keteknikan khususnya teknik perkapalan masih langka di Indonesia dan di Jateng. Belum banyak perguruan tinggi yang menyelenggarakan prodi ini sehingga bisa menjadi unggulan ATP Veteran Semarang” ujar Kepala LL Dikti Jateng.
Pada kesempatan tersebut LL Dikti Jateng juga mengapresiasi ATP Veteran Semarang yang sudah menerapkan ijazah lulusannya dengan PIN dan SEVIL meskipun sebetulnya kewajiban tersebut baru diwajibkan mulai tahun 2019 atau tahun depan. (Ks01)
