
YOGYAKARTA, 11 April 2026 — Program Studi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV UNDIP) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Pelatihan
Fotografi Produk yang menyasar para penjual jamu di Desa Wisata Jamu Kiringan,Yogyakarta.
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas para pengrajin jamu dalam memanfaatkan media digital, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran produk jamu
tradisional melalui penguatan citra visual produk lokal.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Tiara Pascanoviera Robaeni, S.Ikom., M.I.Kom., yang menekankan pentingnya fotografi produk sebagai salah satu keterampilan strategis di era
digital. Ia menyampaikan bahwa pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengambilan gambar, tetapi juga pada pemahaman pemanfaatan media digital untuk
mendukung pemasaran produk.
“Visual produk menjadi salah satu faktor penting dalam menarik perhatian konsumen di era digital. Melalui pelatihan ini, diharapkan produk jamu dari Desa Wisata Kiringan dapat
semakin dikenal luas dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sesi materi kemudian dilanjutkan oleh Nabila Putri Aldira, S.I.Kom., M.Si., yang
memaparkan teknik dasar fotografi produk menggunakan perangkat sederhana seperti smartphone. Materi mencakup pengaturan pencahayaan, pemilihan latar belakang,
pemfokusan objek, hingga komposisi visual untuk menghasilkan foto produk yang menarik tanpa memerlukan peralatan profesional.
Kegiatan ini turut diikuti oleh dosen Inhum Irene Syebatia Bumi, M.I.Kom., serta melibatkan mahasiswa Sakdiah Lailal Hasanah Harahap dan Atilla Syifa yang berperan aktif dalam membantu pelaksanaan teknis di lapangan serta mendampingi peserta selama praktik
berlangsung.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung fotografi produk di dalam ruangan. Para peserta melakukan pengambilan gambar dengan memanfaatkan
pencahayaan alami, properti jamu, serta studio mini sederhana yang telah disiapkan.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif mereka selama proses praktik berlangsung.
Ketua Paguyuban bersama Kepala Dukuh setempat, Catur, memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Ia menilai pelatihan tersebut sangat bermanfaat dalam mendukung strategi
pemasaran jamu, terutama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya visual produk dalam branding dan pemasaran.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Informasi dan Humas SV UNDIP berharap dapat memberikan solusi aplikatif bagi para pengrajin jamu dalam mengembangkan keterampilan
fotografi produk secara mandiri. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu
meningkatkan daya tarik visual jamu tradisional sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Ke depan, Program Studi Informasi dan Humas SV UNDIP berkomitmen untuk terus
menghadirkan program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan UMKM dan penguatan potensi lokal berbasis kearifan budaya. (Ks01)
