Site icon Kampussemarang.com

SV Undip Perkuat Kerjasama di Bidang Kemaritiman dan Logistik

 

SEMARANG (kampussemarang com)-Sebagai salah satu upaya perwujudan pencapaian indikator standar pencapaian kinerja serta IKU (indikator kinerja utama), Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) terus melakukan kerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi (PT) di seluruh Indonesia.

Salah satunya dengan melakukan penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Maritim AMNI (UNIMAR AMNI) Semarang.

Dekan Sekolah Vokasi Undip Prof Dr Ir Budiyono MSi kepada pers Selasa (5/3/2024) mengatakan, kerjasama dilakukan terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Juga penelitian, pelatihan, dan pengembangan sumber daya manusia di bidang kemaritiman khususnya.

”Kerjasama ini dilakukan Sekolah Vokasi Undip sesuai dengan tekad kami untuk selalu mengabdi, berkontribusi, meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia dengan melahirkan lulusan yang kompeten dan siap kerja di dunia industri,” ujar Dekan SV Undip.

Menurut Prof Budiyono, kerjasama Sekolah Vokasi Undip dengan UNIMAR AMNI bisa diterapkan di berbagai bidang. Misalnya diterapkan pada Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan (D4) Manajemen dan Administrasi Logistik dan Prodi D4 Teknologi Rekayasa Konstruksi Perkapalan. Dua prodi tersebut, berkaitan dengan kemaritiman dan logistik yang ada hubungannya dengan UNIMART AMNI sebagai kampus yang konsen mencetak tenaga kemaritiman.

“Bagi mahasiswa, lewat kerjasama ini nantinya bisa memberikan pemahaman mendalam tentang industri logistik modern, khususnya dalam bidang jasa pengiriman barang besar, kargo, pengiriman internasional, dan transportasi terintegrasi, serta kemaritiman lainnya” ujar Prof Budiyono.

Selain itu juga menyangkut pelatihan dan training serta perolehan sertifikasi di bidang kemaritiman. Hal ini mengingat UNIMAR AMNI memiliki sembilan pelatihan yang sudah diakui Kementerian Perhubungan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

”Kerjasama ini merupakan langkah signifikan dalam pendidikan praktis para mahasiswa di bidang manajemen dan administrasi logistik, mengintegrasikan teori dengan pengalaman lapangan dan mendukung misi perguruan tinggi dalam menyediakan pendidikan yang relevan dan berorientasi pada industri.

“Kerjasama dilakukan oleh kita, untuk saling mengisi dan meningkatkan sumber daya yang ada, bukan untuk saling bersaing,” jelas Prof Budiyono. (KS01)