Site icon Kampussemarang.com

Unimus Ambil Bagian di Pencatatan MURI 14.000 Porsi Menu Cegah Stunting

Penyiapan sajian porsi cegah Stunting yang dicatat rekor MURI

SEMARANG (kampussemarang)- Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) ikut ambil bagian dalam Kegiatan Pencatatan Rekor Muri 14.000 Porsi Penyajian Menu Cegah Stunting Program Gotong Royong Cegah Stunting (GONG CETING) di Provinsi Jawa Tengah, Minggu (27/11/2022).

Penanggungjawab Unimus untuk Kegiatan Rekor MURI Yuliana Noor  Setiawati Ulvie SGz MSc  dan Dr Fitriani Nur Damayanti SST MKes (penanggungjawab Kedaireka Matching Fund Unimus Untuk program Cegah Stunting) kepada pers Kamis (1/12/2022) menyampaikan latar belakang kegiatan pencatatan rekor MURI tersebut dalam rangka mempercepat penurunan stunting di Provinsi Jawa Tengah, Universitas Alma Ata bersama 14 perguruan tinggi lainnya salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Semarang sebagai mitra turut serta melakukan pendampingan percepatan penurunan stunting melalui program GONG CETING.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Gong Ceting adalah edukasi secara nyata langsung kepada masyarakat dengan pelatihan penyusunan menu gizi seimbang di 140 desa yang menjadi lokus (tempat) adanya stunting pada 14 Kabupaten/kota prioritas di Provinsi Jawa Tengah. Menu yang disajikan terdiri dari makanan pokok,lauk nabati dan hewani, serta sayur dan buah.

Tujuan kegiatan tersebut sebagai intervensi sosial dan edukasi secara nyata dan langsung kepada masyarakat tentang pentingnya memenuhi kebutuhan gizi melalui penyusunan dan penyajian menu dengan prinsip gizi seimbang untuk mencegah stunting melalui pencatatan rekor muri 14.000 porsi penyajian menu cegah stuntin program GONG CETING

Adapun peserta atau sasaran kegiatan peserta terdiri dari warga desa lokus stunting, terutama pada warga berisiko stunting yang meliputi ibu hamil, wanita usia subur/calon pengantin, ibu menyusui, ibu bayi/balita, anggota TPK dan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan Minggu 27 November 2022 di 140 desa yang tersebar di 14 kabupaten di Jateng.
Pada pelaksanaan kegiatan ini,  Universitas Muhammadiyah Semarang menyediakan 1.000 porsi menu gizi seimbang untuk 10 kelurahan lokus stunting di Kota Tegal.

Penanggungjawab Unimus untuk Kegiatan Rekor MURI Yuliana Nur Setiawati Ulfi kepada pers Kamis (1/12/2022) menyampaikan kegiatan dilakukan di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota Tegal. Mahasiswa dan dosen Unimus dari prodi S1 Gizi, S1 Kebidanan, dan S1 Kesehatan Masyarakat melakukan kegiatan pendampingan percepatan penurunan stunting di Kota Tegal.

“Sebelum penyajian 14.000 porsi,
dilakukan pelatihan 20 peserta dari unsur ibu hamil, ibu menyusui, calon pengantin dan kader. Mereka dilatih menu dasar untuk menangani stunting terdiri dari makanan pokok, lauk hewani, nabati, sayur dan buah” ujar Yuliana Nur Setiawati Ulfi.

Dalam satu kali makan harus disiapkan berapa porsi untuk anggota rumah tangga. Harapannya sekali ibu memasak itu bisa menyediakan menu untuk satu keluarga. Satu porsinya seberapa karena porsi untuk ibu hamil, ibu menyusui, anak, dan dewasa akan berbeda, dan ini perlu dipahami oleh ibu ibu.

“Tujuannya melatih Keluarga menyediakan menu untuk antisipasi kejadian Stunting. Ibu akan tahu porsi makan anak seberapa, ibu hamil seberapa dan lain lain. Tindakan pencegahan Stunting itu bisa dimulai dari ibu hamil, bahkan dari calon pengantin, sehingga tahu porsinya berapa untuk tiap anggota keluarga” ujarnya. (Sgi)