Site icon Kampussemarang.com

Wujudkan Calon Lulusan yang Berkarakter, Unimus Gelar BAPS

Rektor (kanan) saat mengisi BAPS

SEMARANG (kampussemarang.com)- Lebih dari 400-an mahasiswa calon wisudawan Universitas Muhammadiyah Semarang ( Unimus) menjalani Baitul Arqam Purna Studi (BAPS) di kampus Kedung Mundu Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan berupa pembekalan sebelum mereka diwisuda tersebut dimaksudkan agar lulusan nantinya semakin profesional di bidangnya. Juga menjadi alumni yang berkarakter dan berkemajuan.

Ketua Lembaga Studi Al Islam Kemuhammadiyahan dan Mata Kuliah Umum (LSIK dan MKU) Dr Rochdi Wasono MSi menyampaikan  mahasiswa Unimus mendapatkan pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan secara berkelanjutan sejak awal masuk kuliah. Mulai dari Baitul Arqam Dasar, kegiatan mentoring setiap semester, hingga mata kuliah AIK 1, 2, dan 3 dengan total delapan SKS, dan BAPS menjadi tahap akhir pembinaan sebelum mahasiswa dinyatakan lulus.

Dr. Rochdi menambahkan, Unimus menargetkan lulusan memiliki karakter utama sebagai muslim modern yang berupaya memajukan Islam seiring perkembangan zaman. Nilai-nilai tersebut diwujudkan melalui sikap anti-taqlid, mendorong ijtihad dan berpikir kritis, bersikap inklusif, terbuka terhadap dialog dan kerja sama, serta memiliki kepedulian sosial. Pemberdayaan umat difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Sementara itu Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd menyampaikan selama studi mahasiswa pasti mengalami suka duka saat studi. Rektor berharap mahasiswa banyak sukanya saat menempuh studi di Unimus yang terakreditasi Unggul dan Berkemajuan.

“Dosen dosen memuliakan mahasiswa karena mahasiswa dianggap sedang menjalani jihad, menuntut ilmu. Dosen salah satu tugasnya melayani mahasiswa” ujar Rektor.

Rektor juga menyampaikan calon lulusan diharapkan Berkarakter di antaranya memiliki nilai watak kepribadian secara matang dan menjalaninya dengan penuh  konsisten dalam kesehariannya.

“Punya kompetensi serta soft skill (jujur, peduli , konsisten, menghormati orang lain, tidak egois dan lain lain). Soft skill menyumbang 80 persen sukses nya seseorang di dunia kerja, bukan hardskill. Juga rendah hati , dimana menganggap orang lain setara bahkan dianggap lebih mulia sehingga dihormati, ramah dan lain sebagainya” ujar Rektor.

Lebih lanjut menurut Rektor, betapa pentingnya karakter. Di antaranya tidak mudah tersinggung sehingga tercipta jalinan kebaikan bersama. Nantinya akan memetik kesuksesan luar biasa bila memiliki karakter yang bagus

Sedangkan berkemajuan, tambah Rektor, yaitu proaktif untuk berperan serta dalam kemasyarakatan, sebagai problem solver dan pejuang di masyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Lebih lanjut menurut Prof Masrukhi, Spirit Islam berkemajuan di antaranya bersikap terus selalu belajar atau membaca, dorongan untuk berubah , berorientasi ke masa depan, mewujudkan Islam sebagai rahmatan Lil alamin, bersikap terbuka, kritis, dan selektif. (Ks01)