
Ket foto: Menhub (kiri) saat menyaksikan MOA antara PIP-Undip-UGM (foto ks-03)
SEMARANG (Kampussemarang.com)- Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan kerja di Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Kamis (12/01/2017) bersama sejumlah pejabat teras Kemenhub di antaranya Dirjen Laut Kemenhub A Tony Budiono dan Irjen Kemenhub Chris Kuntadi.
Kunjungan Menhub ke PIP Semarang di antaranya meresmikan pembukaan pelatihan pemberdayaan masyarakat kurang mampu untuk bidang vokasi kelautan, menyaksikan penandatanganan Memorandum of Action (MOA) antara Direktur PIP Semarang Capt. Wisnu Handoko MSc MIP dengan Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto ST MSc PhD (mewakili UGM) dan Dekan Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Prof Dr Ir Agus Sabdono MSc (mewakili Undip). Juga meresmikan Gedung Serbaguna berlantai 7 “Balai Mas Pardi” seharga seitar Rp 7,3 M yang ada di dalam kampus PIP Semarang sebagai tempat pelatihan, diklat, pertemuan, serta tempat belajar mengajar kampus.
Saat meresmikan pembukaan pelatihan pemberdayaan masyarakat bidang vokasi kelautan bagi pemuda kalangan tidak mampu di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Menhub menyatakan pelatihan sejenis juga dilakukan di beberapa kota lain di Indonesia seraya melibatkan sejumlah perguruan tinggi (PT) ilmu pelayaran milik Kemenhub yang bekerjasama dengan sekolah vokasi atau perguruan tinggi terdekat dengan wilayah PT Pelayaran milik Kemenhub tersebut berada. Sedikitnya 100.000 pemuda/pemudi yang sehat jasmani rohani, minimal lulus SMP dan usia maksimal 30 tahun dari golongan kurang mampu menjadi peserta program pelatihan yang tahun 2017 ini Kemenhub mengucurkan dana total sekitar Rp 200 M.
“Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar saat ini hanya memiliki sekitar 400.000 pelaut yang bekerja di berbagai kapal di dalam dan luar negeri. Sedangkan Filipina dengan penduduk jauh lebih kecil dari Indonesia memiliki 4 juta lebih pelaut. Kemenhub ingin akan terjadi peningkatan signifikan jumlah pelaut kita lewat program pemberdayaan masyarakat pelatihan vokasi kelautan untuk para calon pelaut tanpa mengabaikan kualitas atau mutu tenaga kerja kapal atau transportasi laut ini” ungkap Menhub RI Budi Karya Sumadi.
Sementara itu Direktur PIP Semarang Capt. Wisnu Handoko menyatakan selama tahun 2017 PIP Semarang akan melatih 6.150 peserta pelatihan dasar kompetensi dasar kelautan (sebagai tenaga kerja laut) dari pemuda tidak mampu di Jateng-DIY. Mereka selama sekitar setengah bulan mendapatkan latihan dasar-dasar yang disyaratkan untuk bisa bekerja di kapal atau transportasi laut. Semuanya dibiayai oleh Kemenhub, termasuk pemberian dan pengurusan buku pelaut. Diharapkan setelah mengikuti pelatihan dasar sebagai tenaga kerja kapal, peserta pelatihan bisa bekerja di kapal sebagai kelasi dan setelah beberapa tahun berlayar bisa ikut kursus peningkatan profesi pelaut dengan dana mandiri mereka sehingga terjadi peningkatan profesi serta pendapatan. Meski awalnya sebagai kelasi atau tenaga ABK paling bawah, namun gaji lulusan pelatihan ini lumayan besar dibanding jika kerja di darat. (ks-03)

Ket foto: Menhub di tengah tengah para peserta pelatihan vokasi kelautan (Foto Ks-03)

Ket foto: para peserta pelatihan vokasi kelautan (Foto Ks-03)

Ket foto: Menhub didampingi Direktur PIP Semarang saat menyalami peserta diklat (foto ks-03)
Kampussemarang.com Portal Berita Online – Informasi Seputar Berita Khusus Kampus Tentang Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Berbagai Kampus di Kota Semarang

