
Penyiapan sajian menu cegah Stunting.
SEMARANG (kampussemarang)- Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) melalui para dosen dan mahasiswa prodi S1 Gizi dan Prodi S1 Kebidanan (Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan) serta prodi S1 Kesehatan Masyarakat (Fakuktas Kesehatan Masyarakat) ikut terlibat dan membantu kegiatan besar pencegahan Stunting berupa deklarasi Gong Ceting (Gotong Royong Cegah Stunting) di Pendopo Kota Tegal 27 November 2022 lalu.
Dosen Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Unimus yang juga penanggung jawab Unimus untuk kegiatan Gong Ceting Siti Istiana SSiT MKes didampingi Dr Fitriani Nur Damayanti SST MKes (penanggungjawab Kedaireka Matching Fund Unimus Untuk program Cegah Stunting) kepada pers Rabu (30/11/2022) menyampaikan berbagai kegiatan dilakukan dalam rangkaian Gong Ceting.
Di antaranya pembuatan desain spanduk dan digital flyer. Di tiap kelurahan mencetak 3 spanduk dipasang di tempat strategis mudah diakses masyarakat. Isinya tentang gotong royong cegah Stunting. Juga membuat digital flyer yang disebarkan melalui akun media sosial yang dibantu masyarakat sekitar di kelurahan ataupun melalui kader serta ibu ibu PKK. Digital flyer ini lebih gampang karena bisa disebarkan lewat HP dan lain sebagainya.
“Setelah spanduk dan digital flyer, berikutnya pelatihan dan lomba duta remaja. Masing masing kelurahan mengirimkan dua orang perwakilan putra putri . Ada 20 pasangan, kegiatan diawali pelatihan kepada duta ceting itu mengenai informasi seputar Stunting. Mereka dilatih bagaimana cara mengukur antoprometri pada balita yang disinyalir berisiko Stunting” ujar Istiana.
Setelah pelatihan, dilanjutkan perlombaan secara berpasangan. Kemudian pembentukan Pak Walisanak (Bapak Kawal Air Bersih dan Sanitasi Layak) sebanyak 20 bapak. Bapak bapak ini dilatih akan sanitasi air. Ini penting karena salah satu penyebab Stunting adalah gizi buruk, dan gizi buruk salah satunya dari air yang tidak bersih. Jadi diupayakan bapak bapak bisa mengelola sanitasi air dan lingkungan lebih sehat dikonsumsi.
“Setelah itu, endingnya deklarasi desa gong ceting yang dilaksanakan di pendopo kota Tegal Minggu 27 November 2022. Kegiatannya dengan mengundang duta ceting, 20 walisanak untuk diberikan sertifikat dan pemberian sertifikat desa gong ceting oleh walikota Tegal yang diwakili kepala Bappeda kota Tegal Ir R Resti Drijo Prihanto MSi.
Lebih lanjut menurut Dr Fitriani Nur Damayanti SST MKes, Unimus merupakan salah satu universitas yang ikut terlibat dalam kegiatan Kedaireka Matching Fund. Unimus anggota konsorsium se-Jateng yang kerjasama dengan BKKBN Jateng .
“Ada 16 perguruan tinggi di Jateng yang ikut konsorsium ini guna membantu pencegahan di 14 kab/ kota Jateng yang beresiko Stunting. Unimus mendapat jatah ikut membantu di kota Tegal, berdasarkan data BKKBN kabupaten sebagai kota yang ada Stuntingnya. Unimus kemudian melakukan kerjasama sebagai institusi pendamping penurunan angka Stunting di Jateng” ujar Dr Fitriani. (Sgi)
Kampussemarang.com Portal Berita Online – Informasi Seputar Berita Khusus Kampus Tentang Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Berbagai Kampus di Kota Semarang

