Habis Manis Puntung Rokok pun dibuang

 

Trixie Salawati (foto Dok)

 

Opini oleh: Trixie Salawati SSos MKes

((Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus)))

SELAMA ini rokok hanya dikaitkan dengan penyakit akibat rokok yang dapat mengganggu kesehatan manusia, baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif. Ternyata permasalahan yang muncul akibat rokok tidak hanya itu. Kelestarian lingkungan juga terancam akibat putung rokok yang sering dibuang sembarangan oleh para perokok, karena dianggap barang sepele.

Puntung rokok berisi filter rokok yang fungsinya sebagai penyaring racun, sehingga saat menjadi puntung rokok bagian tersebut tentu saja masih menyisakan racun yang terkandung di dalamnya. Selain nikotin, masih ada timbal, cadmium dan kandungan logam berat serta bahan kimia lainnya yang terkandung di dalamnya.

Filter rokok terbuat dari plastik yang disebut selulosa asetat. Bahan ini sulit terurai di lingkungan. Butuh waktu hingga 10 tahun untuk dapat terurai, itupun jejaknya tidak dapat hilang sepenuhnya. Jika dibuang sembarangan tentu saja dapat mencemari air dan tanah. Air dan tanah akan menyerap racun yang tersisa dalam puntung rokok tersebut, sehingga air dan tanah pun menjadi tercemar.

Bayangkan sudah berapa juta puntung rokok yang tergeletak di tanah dan terdampar di laut? Jika hal ini tidak segera diatasi, bisa dipastikan “kiamat” akan semakin cepat terjadi!
Puntung rokok bisa menjadi ranjau bagi organisme yang bersentuhan dengannya. Burung, ikan dan binatang laut sering salah mengira puntung rokok yang ada di laut sebagai makanan, sehingga mereka menelannya. Tentu saja hal tersebut dapat mengancam kehidupan dan kelestarian mereka.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk membersihkan limbah puntung rokok tergolong mahal. Sebuah studi di San Fransisco Amerika Serikat melaporkan bahwa biaya membersihkan puntung rokok diperkirakan lebih dari 7 juta dolar per tahun.

Cara terbaik untuk menyelesaikan masalah sampah puntung rokok adalah dengan Stop Merokok! Namun jika saat ini anda belum bisa melakukannya, paling tidak anda harus tetap bertanggung jawab dengan tidak membuang puntung rokok anda sembarangan.

Kebijakan pemerintah memegang peranan penting dalam upaya mengelola kasus ini. Beberapa negara telah menerapkan kebijakan sebagai upaya meminimalisir sampah puntung rokok. Pemerintah Thailand telah menetapkan larangan merokok di sepanjang pantai, setelah menemukan fakta bahwa pada tahun 2016 ditemukan puluhan ribu puntung rokok di sepanjang 2,5 kilometer garis pantai di negara tersebut. Penerapan kebijakan tersebut juga terjadi di India dan Amerika Serikat.

Sebagai negara dengan garis pantai yang panjang dan jumlah perokok yang besar, Indonesia juga harus segera membuat kebijakan yang serupa demi menyelamatkan lingkungan dari pencemaran puntung rokok di bumi nusantara tercinta. Produsen tembakau juga harus terlibat dalam upaya ini sebagai bentuk tanggung jawab atas biaya lingkungan dan ekonomi yang berkaitan dengan produk limbah tembakau.***

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dosen Sekolah Vokasi Undip Edukasi Penataan Arsip Keluarga dan Preservasi Preventif di Erlangga Semarang

SEMARANG (kampussemarang.com) – Dosen Program Studi Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) ...