
Suasana pelatihan
SEMARANG (kampussemarang.com)- 6 November 2024 – Program Studi Gizi Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (FIKKES) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “Pengawasan Mutu Makanan: Implementasi dan Evaluasi HACCP pada Rumah Sakit, Hotel, dan Industri Makanan.”
Pelatihan ini dihadiri oleh mahasiswa Program Studi S1 dan D3 Gizi, Dosen Gizi, serta para Ahli Gizi dari berbagai rumah sakit terkemuka di Jawa Tengah, termasuk RSUP Dr. Kariadi, RS Nasional Diponegoro, RSUD KRMT Wongsonegoro, RS Roemani Muhammadiyah Semarang, RST Wira Bhakti Tamtama, RS Permata Medika, RSUD dr. Adhyatma, MPH, RSUD dr Gondo Suwarno, RS Charlie Kendal, RS Muhammadiyah Kendal, RSUD Soewondo Kendal, RS PKU Surakarta, RSUD Kartini Jepara, RSUD Loekmono Kudus, dan RS Aisyiah Kudus.
Pelatihan tersebut menghadirkan narasumber yang berpengalaman, yaitu Ahmad Amin Fahmi, S.T (Hygiene Coordinator dari Padma Hotel Semarang), Gemala Anjani, SP, M.Si, PhD (dosen Universitas Diponegoro), dan Septian Hari Pratama S.Gz (Food Safety Consultant dari Catalyst Consulting)
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan mahasiswa mengenai pengawasan mutu pangan melalui pendekatan HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat mempersiapkan para mahasiswa untuk menghadapi kepaniteraan dan praktik kerja lapangan dengan lebih baik.
Dalam sambutannya, Dr Ali Rosidi, SKM, M.Si selaku Dekan FIKKES Universitas Muhammadiyah Semarang menyampaikan pentingnya penerapan HACCP sebagai metode standar dalam pengawasan mutu makanan, khususnya di sektor kesehatan dan industri makanan.
“Penguasaan konsep dan penerapan HACCP sangat dibutuhkan dalam dunia kerja saat ini. Dengan adanya pelatihan ini, mahasiswa dan para instruktur akan lebih memahami risiko serta teknik pengendalian kualitas pangan, yang berperan penting dalam menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat,” jelasnya.
Pelatihan ini berlangsung interaktif, dengan diskusi mendalam tentang metode identifikasi dan pengendalian titik kritis dalam proses produksi makanan. Selain itu, peserta juga diajak untuk memahami berbagai kasus nyata yang dihadapi dalam penerapan HACCP di rumah sakit, hotel, dan industri makanan.
Diskusi bersama narasumber memberikan perspektif praktis yang sangat relevan dan diharapkan dapat diaplikasikan dalam praktik nyata.
Para mahasiswa mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan ini, karena materi yang disampaikan sangat relevan dengan persiapan mereka untuk menghadapi dunia kerja.
“Kami mendapatkan wawasan langsung dari para praktisi tentang bagaimana mengelola mutu makanan, khususnya di lingkungan yang membutuhkan pengawasan ketat seperti rumah sakit dan hotel. Ini menjadi bekal yang sangat berharga untuk karier kami ke depan,” ungkap salah satu peserta.
Melalui pelatihan ini, Universitas Muhammadiyah Semarang menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mempersiapkan lulusannya menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki pemahaman mendalam mengenai keamanan pangan.
Dengan pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori HACCP tetapi juga mampu mengaplikasikannya dengan tepat dalam berbagai situasi kerja di lapangan. (Ks01
Kampussemarang.com Portal Berita Online – Informasi Seputar Berita Khusus Kampus Tentang Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Berbagai Kampus di Kota Semarang

