
Suasana Seminar (Foto dok)
SEMARANG (kampussemarang)- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar seminar nasional dan call for papers “Inovasi Riset dan Pengabdian Masyarakat Guna Menunjang Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)” secara daring dan luring di kampus Unimus, Sabtu (22/10/2022).
Seminar menampilkan pembicara Prof Dr Hardiansyah MS (Guru Besar Departemen Gizi IPB dan Ketua Pergizi Pangan) serta pejabat organisasi gizi Asia dan Prof Dr Purnomo MEng (guru besar Fakultas Teknik Unimus dan Ketua LP2M Unimus. Seminar yang dibuka Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd ini dimoderatori Dr Sayono MKes Epid (Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Unimus).
Ketua panitia Nur Cahyono SE MS menyampaikan seminar diikuti 267 pemakalah dari Aceh sampai Merauke. Terdiri 163 makalah penelitian dan 104 pengabdian serta diikuti 89 perguruan tinggi Jawa, Sumatra,Maluku , Sulawesi , Bali, NTB dan Papua.
Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd menyampaikan dosen wajib melakukan riset serta pengabdian kepada masyarakat sebagai kewajiban memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi (PT) yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat. Tujuannya agar keilmuan yang dimiliki dosen senantiasa bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Sehingga perguruan tinggi tidak seperti menara gading yang tinggi menjulang namun jauh dari masyarakat. Tetapi jadilah menara air yang mengalir terus ke tanah (untuk masyarakat)” ujar Rektor.
Lebih lanjut menurut Rektor, insan di perguruan tinggi merupakan kelompok kecil. Namun dari kelompok kecil ini diharapkan melahirkan banyak Inovasi dan kreativitas yang berguna bagi masyarakat. Perguruan tinggi harus jadi menara air yang bisa menyejukkan, damai, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Sehingga seminar bisa menjadi ajang diskusi dan dialog dalam rangka pencapaian SDGs
“Atmosfir keilmuan di Unimus sangat tinggi sehingga tidak pernah sepi dari kegiatan ilmiah seperti seminar, workshop dan lain lain. Dalam waktu dekat LP2M Unimus akan menggelar
“the first Lawang Sewu internasional Conference” tepatnya 28 sampai 30 November 2022.
Pembicara pertama Prof Hardiansyah menyampaikan peran gizi sangat penting dalam mendukung pencapaian SGDs yang menjadi komitmen semua negara di dunia termasuk Indonesia.
“Sejak Presiden SBY sampai Jokowi peran internasional Indonesia di kancah internasional termasuk persoalan SDGs sangat baik.
Tanpa SDGs sebetulnya Indonesia sudah banyak melakukan pembangunan ekonomi, sosial dan lain lain sejalan dengan 17 butir tujuan atau goal dari SDGs” ujar Prof Hardiansyah.
Sedangkan Prof Dr Purnomo MEng pada paparannya menyampaikan tujuan umum SDGs untuk bisa mengakhiri kemiskinan masyarakat dunia sehingga masyarakat menjadi damai dan makmur.
“Isi Rencana Induk Riset Nasional tahun 2017-2024 yang di break down menjadi beberapa jenis riset sebetulnya juga sangat mendukung pencapaian SDGs. Tema riset menyangkut banyak bidang di antaranya energi, lingkungan, listrik. Manajemen, kesehatan, teknik dan lain sebagainya. Riset para dosen dengan beragam tema tersebut sangat lengkap mendukung capaian SDGs dan semua negara termasuk Indonesia sangat berkomitmen mencapai SDGs” ujar Prof Dr Purnomo MEng. (Ks01)
Kampussemarang.com Portal Berita Online – Informasi Seputar Berita Khusus Kampus Tentang Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Berbagai Kampus di Kota Semarang

