
ket foto: Tumpal Sihombing saat paparan di depan peserta workshop PBK di PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang (foto dok)
SEMARANG (kampussemarang.com)- PT Rifan Financindo Berjangka Cabang Semarang menggelar workshop bagi wartawan tentang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di kantor Jl S Parman 47 A Semarang, Sabtu (19/08/2017).
Selain Kepala Cabang Syaiful Bachri, pembicara workshop di antaranya Tumpal Sihombing Corporate Secretary Jakarta Futures Exchange (JFX), Teddy Prasetya (Chief Business Officer PT Rifan Financindo Berjangka) dan seorang pialang.
Menurut Tumpal Sihombing dan Teddy Prasetya, sampai saat ini masih belum banyak masyarakat yang melakukan perdagangan atau bisnis investasi lewat perdagangan berjangka komoditi (PBK). Selama ini kebanyakan pengetahuan mereka hanya pada bisnis konvensional ataupula yang modern seperti saham, reksadana, obligasi, serta deposito. Padahal potensi keuntungan yang bisa didapat lewat PBK sangat besar dibanding dengan perdagangan secara konvensional yang banyak kendala di dalamnya terkait ketersediaan stok barang, fluktuasi atau naik turunya harga, perlu penyediaan tempat dan lain sebagainya.
“Keuntungan online trading PBK di antaranya tidak perlu lahan, tidak perlu stok barang dan tidak perlu karyawan seperti halnya perdagangan konvensional. Hanya perlu sambungan internet saja dan jam transaksinya sangat panjang sekitar 22 jam per harinya di hari kerja. Begitu pula pencairan dana juga cepat hanya H plus satu serta sistem perdagangannya 2 arah, tidak kenal musim” ujar Tumpal Sihombing.
Pemahaman yang masih minim akan PBK di masyarakat, tambah Tumpal Sihombing, menjadi salah satu faktor belum begitu banyak masyarakat yang memanfaatkan peluang bisnis kelas ekonomi menengah ke atas ini dengan keuntungan besar lewat PBK. Meski diakui pula, bisnis dengan potensi keuntungan besar tentu saja potensi kerugian juga besar. Namun dari para pelaku bisnis di PBK yang sukses hal yang sama dikarenakan kedisiplinan mereka dalam menjalankan bisnis investasi di PBK.
Sedangkan Manajer Cabang Semarang PT Rifan Financindo Berjangka Syaiful Bachri menyatakan pertumbuhan volume transaksi yang bagus terjadi di sebagian besar dari 8 kantor Rifan Financindo Berjangka Indonesia (2 di Jakarta, Medan, Palembang, Semarang, Surabaya, Pekan Baru, Solo, dan Bandung). Begitupula dengan pertumbuhan nasabah baru tiap tahunnya relatif meningkat sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan pengetahuan masyarakat akan bisnis investasi PBK bertumbuh.
“Di kantor Semarang, sekitar 90 persen dari investor kami memilih produk Loco Gold London (LGL) yang berbasis harga emas dunia. Sistemnya tidak jual beli emas secara fisik tetapi berdasarkan nilai emas dunia. Produk ini sedang ngetren karena emas banyak orang yang tahu dibanding misalnya indeks dan lain-lain. Sepuluh persen lainnya memilih produk selain emas” ujar Syaiful Bachri. (ks01)
Kampussemarang.com Portal Berita Online – Informasi Seputar Berita Khusus Kampus Tentang Pendidikan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat dari Berbagai Kampus di Kota Semarang

