Undip Kukuhkan Guru Besar bidang Beton

ket foto: Prof Han Ay Lie (kanan) saat dikukuhkan oleh Rektor Undip (Foto dok)

 

SEMARANG (kampussemarang.com)- Universitas Diponegoro (Undip) Semarang  mengukuhkan guru besar baru dari Fakultas Teknik Prof. Dr. Ir. Han Ay Lie, M.Eng di Balai Diponegoro Makodam Diponegoro Semarang ,Rabu (12/7).

Prof Dr Han Ay Lie atau yang akrab disapa Ayke memperoleh gelar akademik tertinggi sebagai guru besar prodi Teknik Sipil setelah melakukan penelitiannya di bidang Beton.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Han Ay Lie mengangkat topik “Menuju Efisiensi Penggunaan Semen Dan Konservasi Lingkungan Melalui Inovasi Beton Bergradasi”. Penelitiannya didasarkan pada kondisi saat ini dimana Indonesia sangat banyak mengkonsumsi semen untuk pembangunan. Tercatat data enam tahun terakhir, Indonesia mengkonsumsi 53,3 juta ton semen pertahun. Padahal proses pembuatan semen sangat tidak ramah lingkungan karena menghasilkan gas CO2 yang mengakibatkan greenhouse effect, serta debu yang mencemari udara dan gangguan suara serta getaran akibat mesin produksi. Produksi setiap 1 kg semen menghasilkan 0,60-0,77 kg gas CO2. Oleh karenanya upaya mengurangi penggunaan semen pada beton menjadi prioritras utama.

Menurutnya, beton bergradasi merupakan solusi sekaligus inovasi untuk mengurangi kebutuhan penggunaan semen pada komponen pembuatan beton, dengan tidak mengurangi fungsi kekuatan beton itu sendiri.

“Dengan menggunakan beton bergradasi kita akan dapat melakukan penghematan sampai 23% semen atau sebesar 17 juta ton semen per tahun serta menurunkan emisi gas CO2 sebesar 12 juta ton setahun sehingga dapat menghemat biaya mencapai Rp 22,5 milyar.” terang Ayke, yang juga putri salah satu pendiri Fakultas Hukum Undip, alm.Mr. Han Bin Ho.

Lebih lanjut, Ayke menerangkan prinsip dasar inovasi beton bergradasi ini adalah mengurangi semen di daerah tegangan tarik dan menggantikannya dengan tulangan yang mengambil alih fungsi pemikulan tegangan tarik, namun bagian penampang yang memikul tegangan tekan kandungan semen tetap tinggi agar diperoleh kualitas beton yang baik.

“Ke depan penelitian ini akan lebih bermanfaat apabila dikembangkan kearah beton Geopolymer. Beton Geopolymer tidak menggunakan semen sama sekali, sebagai pengganti semen digunakan bahan perekat yaitu fly ash yang merupakan limbah batu bara. Dengan demikian akan terjadi manfaat ganda, di satu sisi pemanfaatan limbah batu bara (fly ash) sebagai pengganti semen dan di sisi lain akan terjadi optimasi dengan perencanaan beton bergradasi (Functionally Graded Concrete)” tutur Prof. Ayke.

Rektor Undip, Prof. Dr. Yos Johan Utama dalam sambutanya bangga atas bertambahnya guru besar Prof. Han Ay Lie. Rektor mengamanatkan bahwa dengan bertambahnya guru besar, Undip akan semakin maju dan berkualitas sebagai perguruan tinggi riset.

“Sosok guru besar adalah pangkat tertinggi dalam capaian pendidikan yang telah teruji dan diakui oleh pemerintah. Oleh karena itu saya selalu berpesan harus dijaga integritasnya dan sumbang pikir untuk kemajuan Undip,” tuturnya.

Rektor juga berharap dengan bertambahnya guru besar tersebut dapat memacu rekan-rekan yang lain untuk menjadi guru besar dan dapat menjadikan Undip sebagai perguruan tinggi negeri yang kuat serta dikenal di kancah internasional.

Sekitar 500 undangan baik dari sipil dan militer, keluarga, teman dan kerabat Prof Ayke hadir mengikuti acara pengukuhan. Tampak hadir dalam pengukuhan 2 menteri kolega Prof Ayke dan suami, yakni Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI, Enggartiasto Lukito serta Menteri  Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimulyono. Pengukuhan juga dihadiri beberapa guru besar dari perguruan tingi luar negeri sebagai kolega dan pembimbing disertasi Prof.Ayke, seperti Prof.Tam Chat Tim, Prof.Chan Wen Tat (NUS Singapore); Prof. H.M. Jonkers dan Prof.J.de Gijt (TU Delft, Nedherland), Prof Buntara Gan (Nihon University, Japan); Prof.Hsieh Wen-Hsiang (Formosa University, Taiwan) serta Prof. Ing. Petr Hajek, Cse (Czech University, Prague). (ks01)

ket foto: Prof Dr Han Ay Lie (Foto dok)

 

About Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dosen Sekolah Vokasi Undip Edukasi Penataan Arsip Keluarga dan Preservasi Preventif di Erlangga Semarang

SEMARANG (kampussemarang.com) – Dosen Program Studi Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) ...